Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI IX DPR RI menekankan rencana kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) dari Tiongkok seharusnya ditunda. Mereka yang sudah sampai di Sulawesi Tenggara selayaknya dikarantina dan dipulangkan kembali, demi alasan kesehatan dan keamanan.
"Informasi yang saya terima, ratusan TKA itu akan ditempatkan di perusahaan pemurnian nikel (smelter) di Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kebijakan ini seharusnya bisa ditangguhkan. Mengingat situasi dan kondisi di tengah pandemi covid-19," ujar Anggota Komisi IX DPR, Muchamad Nabil Haroen, dalam keterangan resmi, Sabtu (2/5).
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan dan instansi terkait, lanjut dia, harus menyelediki perihal kedatangan WNA secara komprehensif.
Baca juga: Masuknya 49 TKA Asal Tiongkok Langgar Prosedur
"Apakah ada unsur kesengajaan, atau ada mekanisme yang lain. Sehingga WNA dari Tiongkok bisa masuk. Tepatnya ketika pemerintah menerapkan penutupan bandara dan perbatasan demi pencegahan covid-19. Jika ada kesengajaan, sudah seharusnya diproses secara hukum," pungkas Haroen.
Dia juga berpendapat pemerintah perlu mengatur ulang kebijakan tenaga pekerja domestik dan asing di tengah pandemi dan pascapandemi. Akibat pandemi, terdapat jutaan warga Indonesia yang kehilangan pekerjaan atau kekurangan akses keuangan.
"Jangan sampai pekerjaan-pekerjaan yang ada, justru dinikmati warga asing. Kita perlu prioritaskan pekerja dan rakyat Indonesia. Harus ada negosiasi ulang terkait kontrak dan kesepakatan kerja dengan pihak asing, yang sebelumnya sudah ada kerja sama," tutupnya.(OL-11)
Hasil TKA juga dapat dimanfaatkan sebagai assessment for learning, yaitu dasar untuk memperbaiki proses pembelajaran.
Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang dirilis Kemendikdasmen harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran nasional.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, merasa miris dengan rendahnya rata-rata nilai pelajaran hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang jujur dan transparan
Agar tidak mengalami kendala di lapangan, Prof Awaluddin Tjalla mengusulkan perlunya ketersediaan sarana prasarana yang memadai seperti laboratorium komputer di tiap sekolah.
TKA ini tidak dimaksudkan untuk kelulusan karena kewenangan satuan pendidikan, tapi untuk mengetahui kemampuan akademik masing-masing dengan berbagai tujuan dan manfaat.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved