Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Legislasi (Baleg) DPR telah menetapkan anggota-anggota panitia kerja (panja) omnibus law RUU Cipta Kerja. Panja terdiri atas 37 orang yang berasal dari 8 Fraksi.
Wakil Ketua Panja RUU Cipta Kerja, Rieke Diah Pitaloka, mengatakan selanjutnya pembahasan akan dilakukan sesuai dengan telah disuarakan oleh Baleg. Panja saat ini tengah menyiapkan daftar narasumber yang akan diminta pendapat dan masukannya dalam penyusunan RUU Cipta Kerja.
"Saya sepakat dengan NasDem dan fraksi lain yang meminta dalam pembahasan menimbang, mengingat, dan ketentuan umum, kita juga akan melibatkan pakar dan publik," ujar Rieke, dalam rapat Baleg secara virtual, Senin, (21/4).
Rieke mengatakan bahwa daftar nama narasumber harus dibuat dengan tepat berdasarkan kepakarannya.
"Kalau pakar ya dengan kepakarannya. Nah kemudian artinya ada perbaikan nama-nama narasumber yang bukan hanya akademisi atau pakar tetapi karena UU kalau kita baca menimbang dan mengingatnya ini sangat indah bahwa ini adalah untuk kepentingaan publik, saya sepakat dengan teman-teman fraksi lainnya bahwa narsum yang terlibat juga melibatkan publik," ujar Rieke.
Baca juga: Korban PHK Keluhkan Sulit Akses Pendaftaran Kartu Prakerja
Dalam daftar narasumber nanti Rieke mengatakan Baleg ingin agar banyak pihak yang dilibatkan. Baik itu mahasiswa, petani, buruh, nelayan, hingga koperasi.
"Mari kita rinci sama sama," ujar Rieke.
Rieke mengatakan bahwa nantinya masukan harus benar-benar dihimpun. Bukan hanya masukan dari pemerintah yang diperhatikan.
"Agar tidak masukannya dari pemerintah semua begitu karena draftnya pemerintah kalau masukannya pemerintah," tutur Rieke.
Anggota Baleg, Ali Taher, mengatakan bahwa dalam pembahasan harus dilibatkan para ahli hukum dari berbagai bidang. Khususnya pada bidang khusus seperti pertanian, kehutanan, dan industri.
"Kedua terkait dengan narsum menurut saya mengikutsertakan para biro hukum di masing masing pemerintah terkait terutana seperti pertanian kehutnan dan perindustrian, itu penting," ujar Ali.
Ia juga mengatakan bahwa terkait keinginan DPD dilibatkan dalam pembahasan, hal itu sudah ada aturannya tersendiri.
Terkait dengan peran DPD itu kita kembalikan pada pesan konstitusi pasal 22 UUD 1945. Jika ada kepentingan terkait hubungan pusat dan daerah maka tidak ada masalah.(OL-4)
Permasalahan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme Omnibus Law untuk menciptakan kesepakatan bersama mengenai kebutuhan organisasi di tiap lembaga.
Penyusunan undang-undang secara tergesa-gesa seperti yang terjadi dalam proses pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) memperlihatkan kelemahan serius dalam penerapan model omnibus.
GELOMBANG gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Bali untuk sama-sama memperjuangkan UU Kebudayaan.
Omnibus Law: Kupas tuntas kebijakan ekonomi terbaru, dampak, dan peluangnya. Panduan lengkap untuk memahami perubahan signifikan ini!
Model pembangunan yang diterapkan dalam PSN cenderung eksklusif dan berisiko menimbulkan diskriminasi serta pelanggaran HAM yang berulang.
Perluasan definisi kepentingan umum ini membuka peluang penggusuran paksa dan alih fungsi lahan pertanian, hutan, serta wilayah pesisir,
Dalam putusannya, MK telah menyatakan bahwa ambang batas parlemen konstitusional bersyarat harus dijalankan pada tahun 2029 dan pemilu berikutnya.
kehadiran UU Cipta Kerja merupakan momentum yang tepat bagi generasi muda untuk mengembangkan kewirausahaan dan keterampilan kerja
Buku UU Cipta Kerja nanti dapat menjelaskan bagaimana latar belakang yang mendasari pembuatan UU Ciptaker
UU Cipta Kerja merupakan sebuah instrumen deregulasi dan debirokratisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved