Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Kolaborasi Alami-eFishery Bantu UMKM di Tengah Pandemi

Ghani Nurcahyadi
18/4/2020 17:30
Kolaborasi Alami-eFishery Bantu UMKM di Tengah Pandemi
CEO Alami Dima Djani dan CEO eFishery Gibran Huzaifah(Dok. Alami)

DAMPAK ekonomi wabah covid-19 turut dirasakan oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Hal itu pun disadari perusahaan pembiayaan berbasis platform teknologi finansial (fintech), Alami yang berupaya membuat UMKM tangguh di tengah pandemi covid-19 yang melanda dunia.

Salah satunya dilakukan dengan menjalin kerja sama membantu pembudidaya ikan skala UMKM yang dikelola lewat perusahaan teknologi akuakultur, eFishery. Kerja sama itu berbentuk penyediaan pembiayaan bagi para pembudidaya yang jadi mitra eFishery.

"Selain aspek bisnis, kami di eFishery selalu melihat berbagai kerjasama harus mendatangkan manfaat kepada lingkungan, karena kami percaya kerjasama seperti ini akan menghasilkan hasil yang baik dan berkesinambungan”, ujar Gibran Huzaifah, CEO eFishery dalam keterangan tertulisnya.

Selain membantu para pembudidaya ikan dalam meningkatkan produktifitas dan kualitas budi dayanya, eFishery juga mendistribusikan hasil panennya sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat luas.

Selain itu, kerja sama ini dinilai akan memberikan dampak positif mensejahterakan para pembudidaya ikan, hal tersebut sejalan dengan prinsip keuangan syariah yaitu memberikan dampak positif kepada sesama. 

 

Baca Juga:  DPR Sayangkan Sikap DPD yang Minta Pembahasan Omnibus Law Disetop

Penerapan kerja sama dengan Alami dilakukan dengan akad syariah yaitu Murabahah. Untuk menjaga kualitas pembiayaan, Alami dan eFishery menerapkan credit scoring yang ketat dengan melihat data dari lot, aplikasi, serta data lapangan milik eFishery. 

Setelah itu Alami pun mengkurasi kembali dengan analisa mendalam agar pembiayaan yang diberikan semakin berkualitas guna menjaga NPF (Non Peforming Finance) tetap 0% atau jika pada industri fintek menggunakan pengukuran TKB90 agar tetap 100%. 

CEO PT, Alami Fintek Sharia Dima Djani mengatakan, dalam situasi pandemi saat ini, penting untuk menjaga pertumbuhan bisnis UMKM. Hal itu lah yang membuat Alami trrus melakukan pembiayaan terhadap UMkM yang punya prospek untuk terus berkembamg.
 
"Situasi ini juga tidak membuat kami berhenti menyalurkan pembiayaan kepada UMKM-UMKM berkualitas lainnya di Indonesia. Kami saat ini berfokus kepada sektor-sektor yang memberikan manfaat dalam situasi pandemi ini seperti makanan, kesehatan, dan logistik”, ujar Dima.

Dima menjelaskan, Alami dengan produk invoice financingnya bisa dijadikan pilihan bagi para pemberi dana (funder) untuk memutarkan uangnya dengan tenor jangka pendek (1-3 bulan) serta imbal hasil yang kompetitif dan sesuai syariah. 

"Dalam menjaga kualitas pembiayaan, Alami melakukan analisa secara mendalam untuk meminimalisirkan resiko dalam keadaan ini," ujarnya. (RO/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya