Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPERCAYAAN investor terhadap daya tahan perekonomian Indonesia menghadapi pandemi covid-10 mulai meningkat. Langkah pemerintah dan Bank Indonesia (BI) yang seiring dan sejalan dalam menjalanan stimulus fiskal dan moneter sesuai ranah masingmasing menunjukkan ada koordinasi yang baik antarotoritas yang ada. Meski berbagai proyeksi yang dilakukan lembaga keuangan internasional menempatkan banyak negara jatuh dalam pertumbuhan ekonomi di bawah 0%, Indonesia kebanyakan ditempatkan sebagai negara yang pertumbuhan ekonominya masih akan bertahan dan bakal melesat tinggi pada 2021.
Gubernur BI Perry Warjiyo yakin aliran modal dari dalam dan luar negeri akan kembali masuk ke Indonesia jauh lebih besar daripada aliran modal keluar apabila wabah virus korona baru atau covid-19 sudah mereda. Dalam tiga hari terakhir saja, aliran modal masuk telah mencapai Rp3,4 triliun.
"Kami yakin setelah periode covid-19 mereda, ada inflow jauh lebih besar dalam periode lebih lama," kata Perry Warjiyo dalam jumpa pers daring di Jakarta, kemarin. Sebagian besar aliran modal itu, lanjut dia, masuk melalui pembelian surat berharga negara (SBN).
Masuknya aliran modal itu menandakan kepercayaan investor terhadap Indonesia semakin baik di tengah pandemi covid-19. Hal itu berdampak pada perbaikan nilai tukar rupiah. Kemarin, rupiah ditutup menguat 175 ke posisi 15.465 per dolar AS. Sejalan dengan penguatan rupiah, indeks harga saham gabungan (IHSG) juga meningkat 154,21 poin atau 3,44% ke posisi 4.634,82.
Jaga pertumbuhan Dalam paparan APBN 2020, Menteri Keuangan Sri Mulyani memprediksi pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama akan berada di level 4,5% hingga 4,6%. Angka perkiraan itu masih lebih optimistis karena pada periode Januari hingga awal Maret 2020, kegiatan perekonomian belum terdampak covid-19. Meski perkiraan realisasi yang positif itu tidak akan berlanjut pada triwulan II 2020 karena mulai terdampak penyebaran wabah yang makin meluas, itu menjadi modal dalam mencapai pertumbuhan akhir tahun.
"Kita lihat Q3 sudah mulai pemulihan atau masih flat, itu bisa menentukan. Kalau mulai recovery, kita optimistis baseline 2,3% bisa terjaga," ujarnya. Baseline 2,3% merupakan skenario berat yang diperkirakan pemerintah. Skenario lebih berat ialah pertumbuhan berada pada level di bawah 0%. Sebelumnya, Dana Moneter Internasional (IMF) dalam outlook terbaru memproyeksikan Indonesia hanya tumbuh 0,5% pada 2020 atau terendah sejak krisis keuangan 1997-1998.
Namun, apabila pandemi covid-19 berakhir mulai paruh kedua 2020, kinerja ekonomi Indonesia akan melesat pada 2021 hingga 8,2% dan mampu menopang pertumbuhan di kawasan. Dalam kesempatan itu, Menkeu memaparkan bahwa pawa triwulan I angka defisit masih terjaga pada level 0,45% dari PDB atau Rp76,5 triliun. Adapun penerimaan negara mencapai Rp375,9 triliun dan belanja Rp452,4 triliun. (Wan/E-1)
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
Senator asal Bengkulu ini menyoroti angka inflasi tahunan per Februari 2026 yang menyentuh 4,76 persen sebagai sinyal waspada bagi ketahanan ekonomi.
Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaianĀ return on assetsĀ (ROA) lebih dari 300%.
Lili mengatakan publik berharap pertemuan para menteri tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi.
Puan memperingatkan pemerintah agar ketegangan di Timur Tengah tidak menjadi alasan pembiaran atas lonjakan biaya transportasi.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkap pelemahan rupiah dipicu tekanan global dan domestik, dengan modal asing keluar Rp25,1 triliun pada Januari 2026.
Arus modal portofolio asing kembali mengalir ke pasar keuangan Indonesia seiring menyempitnya selisih suku bunga antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Tren kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) berlanjut. Pada akhir pekan lalu, IHSG ditutup pada rekor tertinggi baru di level 8.051,1 atau naik 0,53%.
Sejak awal tahun hingga 3 Juli 2025, modal asing keluar bersih di pasar saham dan SRBI masing-masing sebesar Rp52,95 triliun dan Rp34,72 triliun.
Sejak awal tahun ini hingga 15 Mei 2025, modal asing keluar bersih di pasar saham dan SRBI masing-masing sebesar Rp52,23 triliun dan Rp20,54 triliun.
DI tengah ketidakpastian global dan naiknya tensi geopolitik, Indonesia justru mencuri perhatian sebagai salah satu primadona investasi asing di kawasan Asia Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved