Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Jatuhnya harga minyak dunia akibat perang harga antara Rusia dan Arab Saudi menjadi faktor baru yang mendapat perhatian pemerintah setelah virus korona dan runtuhnya harga saham di Bursa Efek Indonesia.
Penurunan harga minyak yang mencapai level US$30-an per barel membawa konsekuensi besar bagi pemerintah. Pertama adalah dampak negatif pada penerimaan negara karena berarti devisa penjualan hasil minyak mentah Indonesia lebih sedikit.
Kedua, memberi peluang bagi pemerintah untuk menurunkan harga BBM sebagai bagian dari stimulus yang diperlukan untuk mempertahankan daya beli masyarakat yang tergerus akibat peningkatan harga barang-barang akibat virus korona.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menilai anjloknya harga minyak dunia harus dicermati baik-baik. Namun tidak perlu direspon dengan kebijakan yang terburu-buru.
"Tadi saya juga bilang di Istana, harga (minyak) ini kita mesti cermati baik-baik, tidak boleh juga buru-buru karena yang kena bukan Indonesia saja tapi dunia kena sekarang,"katanya ditemui di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi Jakarta, Senin (9/3).
Ekonomi Global Melemah, Jokowi : Kalkulasi Risiko Lebih Detail
Saat ditanya apakah pemerintah perlu memberi kebijakan untuk menurunkan harga bahan bakar minyak menyusul anjloknya harga minyak dunia, Luhut
mengaku hal tersebut tidak bisa diputuskan begitu saja. "Ya nanti, pelanlah. Baru satu hari kan. Ini kan hanya perkelahian antara Rusia dan Saudi. Jadi ndak boleh buru-buru. Lihat yang begini ini mesti cermat," ujarnya.
Sebelumnya, harga minyak dunia turun signifikan lebih dari 20% dimana minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate(WTI)
dan Brent Oil masing-masing turun ke level US$32,4 per barel atau turun 21,5% dan US$35,31 per barel terkoreksi 22%.
Anjloknya harga minyak dunia itu terjadi setelah Rusia menolak turut serta dalam pemotongan produksi yang diikuti dengan penurunan harga jual oleh Saudi Arabia.
Rusia menolak keras usulan pengurangan produksi curam OPEC untuk menstabilkan harga karena wabah Virus Corona memperlambat ekonomi global dan mengganggu permintaan energi. (Ant/E-1)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved