Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) merilis data mengenai pertumbuhan jumlah rekening dan nominal untuk periode Januari 2020.
Berdasarkan jumlah rekening simpanan, total rekening simpanan per Januari 2020 mencapai 303.132.915 rekening, naik 1.434.960 atau 0,48% mom (month on month) dibanding posisi Desember 2019 sebanyak 301.697.955 rekening.
"Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada bulan Januari tahun sebelumnya, rekening simpanan tumbuh 8,63% secara yoy (year on year) dengan jumlah rekening simpanan pada Januari 2019 sebesar 279.039.521," ungkap Sekretaris LPS Muhamad Yusron dilansir dari keterangan resmi, Selasa (25/2).
Lebih lanjut, Yusron menambahkan dari sisi jumlah nominal simpanan, total simpanan di Bank Umum per Januari 2020 mengalami penurunan 0,7% mom dari Rp 6.077 triliun pada bulan Desember 2019 menjadi Rp 6.035 triliun pada bulan Januari 2020.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, total nominal simpanan tumbuh 6,9% secara yoy dimana posisi simpanan pada bulan Januari 2019 sebesar Rp 5.644 triliun.
"Simpanan dengan nilai saldo sampai dengan Rp 2 miliar hingga Januari 2020, jumlah rekeningnya mengalami kenaikan sebesar 0,48% mom dari 301.414.692 rekening pada Desember 2019 menjadi 302.853.350 rekening pada Januari 2020. Sementara itu, jumlah nominal simpanannya mengalami penurunan 1,7% mom dari posisi akhir Desember sebesar Rp 2.705 triliun menjadi Rp 2.659 triliun di akhir Januari 2020," lanjutnya.
Sementara itu, Yusron mengungkapkan untuk simpanan dengan nilai saldo di atas Rp2 miliar, jumlah rekeningnya mengalami penurunan sebesar 1,31% mom dari 283.263 rekening pada Desember 2019 menjadi 279.565 rekening pada Januari 2020.
"Untuk jumlah nominal simpanannya mengalami kenaikan sebesar 0,11% mom dari Rp 3,371 triliun pada Desember 2019 menjadi Rp 3.375 triliun pada Januari 2020," pungkas Yusron. (Des/E-1)
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama CIMB Niaga Finance mempertegas komitmennya dalam memperluas literasi keuangan
Festival ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
HMJ Perbankan Syariah UIN Alauddin Makassar gelar seminar internasional bertema sinergi pemangku kepentingan untuk memperkuat ekonomi syariah yang tangguh dan berkelanjutan.
Di balik peran pentingnya sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Farid Azhar Nasution menyimpan sisi personal yang menarik.
Presiden Prabowo resmi melantik 25 pejabat tinggi dan 10 duta besar baru dalam rangka memperkuat struktur birokrasi dan diplomasi Indonesia.
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu terpilih menjadi Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025- 2030.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved