Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan bahwa di era disrupsi, industri dituntut untuk terus melakukan invonasi dan memanfaatkan teknologi-teknologi terbaru. Namun yang terjadi di perusahaan-perusahaan plat merah saat ini tidaklah merata.
"Lalu inovasi dan kepemimpinan teknologi pada saat ini tidak merata karena dijalankan sendiri-sendiri oleh BUMN-nya," kata Erick dalam Rapat Kerja Bersama anggota Komisi VI DPR, di Jakarta (20/2).
Untuk itu, lanjutnya Kementerian BUMN akan membentuk pusat teknologi bersama bagi semua BUMN. Setiap penemuan baru bisa di-sharing dan dimanfaatkan bersama baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil.
"Apa keperluan teknologi yang bisa disinergikan sesama BUMN? Jadi bukan gradual sendiri-sendiri tapi bersama-sama diskusikan," imbuhnya.
Baca juga: Pemerintah Didorong Modernisasi BUMN Jadi Lokomotif Baru Ekonomi
Dijelaskannya, hal tersebut sudah diterapkan di negara-negara lain seperti Singapura. Dengan memanfaatkan pusat teknologi bersama, semua perusahaan BUMN kemudian bisa mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk inovasi perusahaan ke depan. Apalagi, pemerintah saat ini terus mendorong industri untuk berkembang menjadi industri 4.0.
"Industri kecil di Singapura sudah tidak memerlukan pegawai, sudah pakai robotic. Yang akhirnya akan menggerus kembali manufakturing yang ada di Indonesia," ungkapnya.
Dia menambahkan pemanfaatan teknologi bersama juga akan memeprkuat BUMN untuj bersaing dengan perusahaan asing. Pasalnya, melalui visi BUMN go global sudah seharusnya perusahaan plat merah mengikuti perkembangan yang ada.
Apalagi, di era disrupsi ini apabila tidak adaptif maka industri lama akan terus tergerus dan hilang. (A-2)
Proyek Bioethanol Glenmore diharapkan dapat membawa manfaat menyeluruh berupa diversifikasi bisnis.
Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi
NAIK kelas menjadi badan usaha milik negara (BUMN), kinerja BSI pada 2025 progresif jauh di atas industri perbankan sekaligus mengubah peta perbankan Indonesia.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
Perkara ini diketahui menjerat sembilan terdakwa. Salah satunya, beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa Muhammad Kerry Adrianto Riza yang masih berusia sekitar 40 tahun.
Bahkan sempat direviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyatakan prosedur penunjukan sesuai pedoman pengadaan Pertamina.
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved