Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mendorong pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk membentuk lembaga penjamin polis (LPP). Pembentukan lembaga itu bertujuan memberikan kepastian dan ketenangan kepada warga yang menanamkan uangnya di industri asuransi Indonesia.
"Pembenahan di segala lini harus segera dilakukan. Khususnya menjalankan amanat UU No 40 Tahun 2014 tentang pembentukan LPP," kata Bamsoet, demikian panggilannya, melalui keterangan resmi, kemarin.
Bamsoet menjelaskan industri asuransi Indonesia saat ini dinilainya sedang tidak sehat. Terutama setelah adanya skandal Jiwasraya dan ASABRI. Ketiadaan LPP membuat rakyat tidak mendapatkan kejelasan perihal uang yang mereka miliki di perusahaan asuransi.
"Terkuaknya skandal Jiwasraya dan ASABRI ini bukan tidak mungkin akan menyebabkan rakyat takut berinvestasi di asuransi. Karenanya, pembenahan di segala lini harus segera dilakukan," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, PT Asuransi Jiwasraya (Jiwasraya) tengah terbelit skandal yang menimbulkan kerugian hingga Rp13 triliun sehingga tidak mampu membayar klaim nasabah yang jatuh tempo. Sementara itu, PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) mengalami penurunan aset hingga Rp11,4 triliun akibat kekeliruan investasi.
Untuk mengembalikan kepercayaan publik, direksi Jiwasraya kini berjuang keras melakukan penyehatan perusahaan. "Kami sedang menyusun skema final untuk penyehatan. Yang jelas kami pakai konsultan, pakai business modelling. Kami punya simulasi," ungkap Dirut Jiwasraya Hexana Tri Sasongko saat ditemui di sela-sela rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di Jakarta.
Menurut Hexana, salah satu jalan upaya penyehatan yang dilakukan ialah dengan melakukan restrukturisasi perusahaan. Nantinya, restrukturisasi itu akan ikut mengubah model bisnis perusahaan agar menjadi sehat. (Hld/Des/E-3)
Produk ini g dirancang untuk membantu keluarga Indonesia mempersiapkan perlindungan keuangan keluarga sekaligus perencanaan warisan lintas generasi.
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota Holding BUMN IFG yang bergerak di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, memperkuat kualitas layanan kepada pemegang polis.
PT Jasaraharja Putera membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025.
Sepanjang 2025, Asuransi Jasindo secara konsisten menggelar berbagai program literasi keuangan dan asuransi di 11 kota di Indonesia.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata atas konsistensi Hanwha Life dalam melakukan transformasi digital berkelanjutan selama 12 tahun beroperasi di Indonesia.
Pepe menegaskan fokus perusahaan ke depan akan diarahkan pada penguatan fundamental dan pertumbuhan berkelanjutan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat fungsi pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan dengan menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 38 Tahun 2025.
OJK menemukan delapan pelanggaran serius dalam pemeriksaan terhadap penyelenggara pindar Dana Syariah Indonesia (DSI).
Untuk mendukung ekosistem ini, ICEx menerima pendanaan kolektif sebesar Rp1 Triliun (US$70 juta) dari berbagai pemegang saham strategis.
Membengkaknya utang pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) hingga Rp94,85 triliun per November 2025, mencerminkan semakin terhimpitnya kondisi keuangan masyarakat.
Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi per November 2025 mencatatkan pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 17,98%, diikuti oleh kredit konsumsi tumbuh sebesar 6,67%
Sebelum terjadi penyerangan Amerika Serikat kepada Venezuela, risiko geopolitik pun sudah menyebabkan ketidakpastian yang tinggi pada proses pertumbuhan dan stabilitas ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved