Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mempercepat target Bandara Labuan Bajo sebagai bandar udara internasional menjadi Juni 2020 dari sebelumnya di tahun depan.
Menurut Menteri Budi Karya , bandar udara menjadi instrumen penting guna pengembangan pariwisata di Labuan Bajo ini.
"Kami bersepakat bandara ini semula akan dibuat internasional pada 2021. Tapi kami bersepakat berdua (dengan Kemenpar) kalau itu kita laksanakan lebih awal di bulan Juni ini," ujar Budi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jumat (7/2).
Budi menjelaskan, percepatan status bandara internasional ini sejalan dengan arahan yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi mengarahkan lima destinasi super prioritas (DSP) salah satunya Labuan Bajo. Dengan status bandara internasional, potensi calon wisatawan mancanegara (wisman) semakin besar.
Untuk pengembangan bandara Labuan Bajo ini, pemerintah menerapkan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan PT Cinta Airport Flores selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP). PT Cinta Airport Flores merupakan konsorsium dari PT Cardig Aero Services Tbk, Changi Airport International PTE LTD, dan Changi Airports Mena PTE LTD.
Melalui skema KPBU, Kemenhub mengharapkan badan usaha yang terpilih memiliki kompetensi dan kemampuan untuk mengelola Bandara Komodo. Disesuaikan dengan tahapan pembangunan yang telah direncanakan, meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada pengguna jasa, dan mewujudkan proyeksi peningkatan jumlah penumpang.
Adapun target peningkatan jumlah penumpang menjadi 4 juta penumpang per tahun dan kargo sebesar 3.500 ton per tahun pada tahun 2044.
"Untuk peningkatan kapasitas penumpang, kita rencanakan untuk 4 juta penumpang per tahun. Sekarang ini paling 1,5-2 juta penumpang per tahun," ungkapnya kepada media massa.
Sebagai informasi, nilai investasi untuk pengelolaan Bandar Udara Komodo– Labuan Bajo sebesar Rp1,2 triliun dan estimasi total nilai biaya operasional selama 25 tahun Rp5,7 triliun. Kerja sama pengoperasian Bandar Udara Komodo–Labuan Bajo berlangsung sepanjang masa kerja sama selama 25 tahun
Selanjutnya, pengelola Bandar Udara Komodo memiliki kewajiban untuk membayar Konsesi dimuka sebesar Rp5 miliar dan Konsesi Tahunan dari Pendapatan Bandar Udara Komodo–Labuan Bajo sebesar 2,5% dengan pembayaran bertahap 2 (dua) kali setiap tahun yang kemudian akan meningkat per tahun dengan kenaikan 5 % dari biaya konsesi tahun sebelumnya, serta Clawback sebesar 50%. (Hld/E-1)
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diproyeksikan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara.
Puncak arus penumpang Natal diperkirakan terjadi pada Sabtu (20/12) dengan 9.746 penumpang.
InJourney Airports memperkirakan pergerakan penumpang pada periode Nataru ini akan mencapai sekitar 10 juta penumpang selama 21 hari.
Kasus Morowali merupakan contoh bagaimana lemahnya integrasi antarinstansi dapat menggerus kedaulatan udara.
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved