Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Ahli Tekstil Seluruh Indonesia (Ikatsi) mendesak pemerintah untuk membantu penyelamatan dan revitalisasi industri tekstil dalam negeri.
"Industri tekstik Indonesia saat ini sangat mendesak karena mengalami kemunduran yang disebabkan oleh banyak hal. Antara lain mesin-mesin yang sudah tua, konsumsi listrik yang lebih banyak, kecepatan produksi yang lamban dan memerlukan tenaga kerja yang lebih banyak," kata Ketua Umum Ikatsi, Suharno Rusdi di Yogyakarta, Senin (31/12/2019).
Menurut dia, keterpurukan industri tekstil ini diperparah lagi dengan impor tekstil yang terus membesar.
"Memang benar, tidak hanya di sektor migas saja, di tekstil juga ada pihak-pihak yang menikmati impor mengabaikan industri," lanjutnya.
Bahkan ada pejabat yang kemudian menyebut industri tekstil adalah industri yang menjelang mati atau sunset industry. Suharno membantah jika saat ini termasuk sunset industry.
"Vietnam dan Bangladesh menunjukkan bahwa industri tekstil masih sangat prospektif," terang Suharno Rusdi.
Ia mengemukakan, Indonesia memiliki peluang yang besar untuk berkembang baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.
"Restrukturisasi industri karena kita melihat kapasitas industri nasional sebesar 3,1 juta ton. Namun yang jalan cuma sekitar satu juta ton," katanya.
Mesin-mesin yang ada saat ini memiliki cost per unit yang tinggi. Karena itu, lanjutnya, jika kemudian memanfaatkan mesin-mesin yang berteknologi tinggi cost per unit akan menurun dan produksi ditingkatkan.
Mesin-mesin industri tekstil nasional harus dibuat lebih efisien, ramah lingkungan dan menurunkan konsumsi listrik.
"Sudah ada teknologi pewarnaan yang ramah lingkungan," terangnya.
Ia menambahkan saat ini rata-rata pertumbuhan kinerja industri tekstil dan produk tekstil nasional selama 10 tahun terakhir tercatat kenaikan ekspor tiga persen. Namun dari segi impor juga mengalami kenaikan 10,4 persen. Sedangkan neraca perdagangan terus tergerus dari USD6,08 miliar menjadi USD3,2 miliar.
Lebih lanjut, Suharno Rusdi mengatakan, selain revitalisasi, industri tekstil juga memerlukan proteksi di antaranya adalah penghentian impor tekstil. Menurut dia, dampak perang dagang Tiongkok-Amerika Serikat menyebabkan Indonesia kebanjiran tekstil asal Tiongkok.
baca juga: Kinerja Polres Malang Semakin Membaik
"Jika impor tekstil bisa diatasi dan industri tekstil direvitalisasi maka industri tekstil dalam negeri akan maju dan bisa bersaing dengan negara-negara lain," sarannya.
Kebijakan revitalisasi industri tekstil dan produk tekstil nasional jelasnya, akan mampu menyerap tenaga kerja sekitar 1 juta orang dan meningkatkan nilai ekspor, yang pada akhirnya akan membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia. (OL-3)
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ASOSIASI Garmen dan Tekstil Indonesia (AGTI) menggelar pertemuan dengan jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai guna membahas berbagai persoalan strategis dalam penguatan ekosistem industri tekstil nasional dari sektor hulu hingga hilir.
Pelaku industri kecil menengah (IKM) Kota Bandung siap untuk memperluas pasar ekspor, terutama melalui kemitraan manufaktur dengan pelaku industri kreatif Australia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap identitas mafia penyelundupan tekstil, baja, dan barang lainnya yang siap ditangkap.
Hingga kuartal I 2025, investasi baru di sektor industri tekstil mencapai Rp5,40 triliun, menyerap 1.907 tenaga kerja tambahan, dan menjaga total lapangan kerja pada angka 3,76 juta orang.
ekonom menyebut gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia berpotensi semakin besar, terutama di industri padat karya seperti tekstil dan alas kaki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved