Jumat 13 Desember 2019, 05:00 WIB

Transformasi Ekonomi Buka Peluang Usaha dan Investasi

(RO/E-3) | Ekonomi
Transformasi Ekonomi Buka Peluang Usaha dan Investasi

Dok.DPR
Rachmat Gobel (ketiga dari kanan) memimpin delegasi parlemen Indonesia bertemu Wakil Ketua Federasi Organisasi Ekonomi Jepang (Keidanren)

 

WAKIL Ketua DPR Rachmat Gobel mengatakan Indonesia tengah melakukan restorasi ekonomi dalam upaya mendorong transformasi dari negara berpenghasilan menengah (middle income) menuju negara berpenghasilan tinggi (high income) melalui visi Indonesia Emas 2045.

"Transformasi ini membuka berbagai peluang usaha dan investasi dalam jumlah besar, yang merupakan prospek kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua negara," kata Rahmat saat berbicara di depan Federasi Organisasi Ekonomi Jepang (Keidanren) di Tokyo, Jepang, dalam keterangan tertulis kemarin.

Wakil Ketua DPR Bidang Koordinasi Industri dan Pembangunan (Korinbang) itu memaparkan, dalam skenario yang dirancang Bappenas, ada tiga tahapan untuk mewujudkan Visi Indonesia 2045 ini.

Tahap pertama ialah penguatan struktur ekonomi yang direncanakan berlangsung sampai 2025. Tahap kedua, percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi berlangsung pada 2026-2035. Adapun tahap ketiga ialah modernisasi ekonomi berbasis kualitas dan berkelanjutan yang berlangsung pada 2036-2045.

Semua itu membutuhkan dana investasi besar. Sebagai gambaran, dalam skenario Bappenas pada tahap I atau penguatan struktur ekonomi sampai 2025 dibutuhkan investasi sedikitnya 34,1% PDB, kemudian pada tahap dua 2026-2035 dibutuhkan investasi 36,4% PDB, dan di tahap ketiga yakni pada 2036-2045 dibutuhkan investasi sebesar 38,1% PDB.

"Kami berharap, sebagai salah satu mitra utama kerja sama ekonomi selama ini, dunia usaha Jepang yang tergabung dalam Keidanren ikut berkontribusi dalam memanfaatkan peluang kerja sama bisnis yang akan kian terbuka di Indonesia," kata Rachmat.

Menanggapi Rachmat, Wakil Ketua Keidanren Bidang Kebijakan dan Aksi, Fumiya Kokubu, mengatakan meski di tengah situasi ekonomi global yang sulit, pengusaha Jepang tetap komit menanamkan investasi di Indonesia, dan hubungan ekonomi Jepang-RI harus semakin erat dan kuat karena Indonesia ialah mitra ekonomi yang sangat strategis di wilayah Asia Tenggara.

Rombongan Rachmat Gobel secara khusus melakukan kunjungan ke Prefektur Shiga untuk menjajaki peluang kerja sama dengan pemerintahan daerah setempat. (RO/E-3)

Baca Juga

Ist/Kementan

Kementan Terus Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Januari 2021, 11:07 WIB
Penyuluh pertanian merupakan inti dari agent of change pembangunan pertanian. Karena itu, penyuluh pertanian harus hebat, harus mampu...
AFP/Adek Berry

PPKM Berlanjut, Garuda Masih Isi Penumpang Maksimal 70%

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 22 Januari 2021, 09:46 WIB
"Garuda tetap akan menerapkan distancing. Jadi, maksimal isian pesawat kita...
MI

KKP Lepas Liarkan 401.408 Benur Selundupan di Sumbar

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 22 Januari 2021, 09:30 WIB
Kegiatan pelepasan liar benur itu terdiri dari 393.570 ekor benih lobster jenis pasir dan 7.838 ekor benih lobster jenis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya