Selasa 10 Desember 2019, 21:40 WIB

Paksakan Serapan Terlalu Banyak Picu Beras Bulog Rusak

Andhika prasetyo | Ekonomi
Paksakan Serapan Terlalu Banyak Picu Beras Bulog Rusak

Antara
Pekerja mengangkut karung berisi beras di Gudang Perum Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (5/12)

 

PENGAMAT pertanian Dwi Andreas mengatakan penurunan mutu pada stok Bulog terjadi karena perseroan terlalu memaksakan penyerapan sebanyak-banyaknya pada dua tahun terakhir.

Bahkan, TNI dilibatkan hanya untuk program penyeerapan gabah.

Karena dituntut dari sisi kuantitas, Bulog akhirnya mengesampingkan kualitas dari hasil produksi yang diserap.

 

Baca juga: Impor Beras 2018 Karena Kesalahan Data Kementan Era Amran

 

Baca juga: Tumpang Tindih Regulasi Akar Karut-marutnya Stok Beras Bulog

 

"Pada kepemimpinan menteri pertanian sebelumnya Bulog kan dipaksa serap banyak. Akhirnya dapat gabah dan beras yang kualitasnya tidak bagus. Kalau tidak bagus, jangankan setahun, dua bulan saja sudah rusak,” terang Dwi.

Melihat kondisi tersebut, dia meyakini volume beras yang mengalami turun mutu di gudang-gudang Perum Bulog mencapai lebih dari 20.000 ton.

“Jika seperti itu, saya pastikan yang rusak lebih dari 20.000 ton," tandasnya. (Ol-8)

Baca Juga

Antara

BP2MI Akan Proses Perusahaan yang Berangkatkan Pekerja Migran secara Ilegal

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 29 Januari 2023, 18:55 WIB
Kementerian Ketenagakerjaan dan KBRI Riyadh mengamankan Siti Kurmeisa, Pekerja Migran Indonesia yang tidak diperlakukan dengan baik oleh...
Ist

Herbalife Gelar Spectacular 2023 Dihadiri 10 Ribu Member Independen

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Januari 2023, 18:50 WIB
Tahun ini tercatat 10.000 member independen Herbalife Nutrition di seluruh Indonesia menghadiri acara yang diisi dengan berbagai kegiatan...
ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Lewat Inpres, Pengamat Apresiasi Perhatian Jokowi Bangun Akses Jalan Daerah

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Januari 2023, 17:38 WIB
Ia menilai hal itu merupakan kegemasan Presiden Jokowi atas sikap acuh pemerintah daerah terhadap kondisi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya