Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MELIHAT potensi industri kecil menengah (IKM) yang mampu memberi kontribusi positif terhadap neraca perdagangan Indonesia dan rasio ekspor terhadap impor, Bea Cukai memberikan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor( KITE) IKM kepada pengguna jasanya.
Fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor untuk IKM (KITE IKM) adalah salah satu fasilitas fiskal yang diberikan Bea Cukai sebagai upaya mendorong daya saing produk dalam negeri untuk bersaing di kancah internasional.
Sebagai langkah nyata untuk mewujudkannya, pada Kamis (21/11) lalu, Bea Cukai Bandung secara resmi telah menyerahkan Sertifikat KITE IKM kepada CV Golden Mulia yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang furniture.
Kepala Kantor Bea Cukai Bandung, Dwiyono Widodo menjelaskan dalam menjalankan salah satu tugasnya sebagai trade fasilitator, Bea Cukai senantiasa memberikan asistensi dan pelayanan kepada IKM yang berpotensi meningkatan perekonomian Indonesia.
“Fasilitas ini adalah janji pemerintah untuk memberikan kemudahan berindustri bagi pengusaha IKM untuk mendorong peningkatan ekspor Indonesia ke mancanegara. Kami harap penerima fasilitas dapat berkontribusi lebih untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia,” ujar Dwiyono.
Sementara itu, Bea Cukai Bekasi dalam Focus Group Discussion (FGD) pada Rabu (20-11) juga telah menginisiasi kepada 70 IKM yang hadir untuk mengenalkan kebijakan fasilitas tersebut dan mengedukasi para pengusaha agar dapat sukses menembus pasar ekspor.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Hatta Wardhana, mengungkapkan tujuan dari fasilitas ini adalah agar pengusaha IKM dapat berkembang dan menjadi eksportir yang mampu berdaya saing tinggi di pasar internasional.
“Diharapkan IKM dapat menggerakan usahanya agar bisa diekspor dan bisa mendapatkan fasilitas KITE IKM yang telah disediakan oleh pemerintah,” pungkasnya.(OL-09)
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Dengan pertukaran data berbasis elektronik antarotoritas negara, perubahan atau manipulasi dokumen menjadi sulit dilakukan.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2025, ekspor tercatat US$24,24 miliar dan impor US$21,84 miliar sehingga surplus US$2,39 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan barang pada Oktober 2025 mencatatkan surplus sebesar US$2,39 miliar.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved