Rabu 27 November 2019, 17:16 WIB

Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru

Andhika prasetyo | Ekonomi
Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru

MI/ Lina Herlina
Srie Agustina ketika meninjau Pasar Pa'baeng-baeng, Sulawesi Selatan

 

INSPEKTUR Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) Srie Agustina menekankan pentingnya sinergi antarkementerian/lembaga guna menjaga harga bahan pangan pokok terutama menjelang periode Natal dan tahun baru.

Ia mengingatkan, tren lonjakan harga selalu terjadi setiap tahun, jadi tidak tertutup kemungkinan hal serupa terjadi.

Srie mengatakan Kemendag sudah memantau komoditas pangan di 15 provinsi termasuk di DKI Jakarta.

"Di tempat-tempat itu kami sudah temukan ada beberapa bahan pangan yang naik seperti cabai merah, telur ayam, daging ayam," ujar Srie melalui keterangan resmi, Rabu (27/11).

Menurut Srie, kebutuhan telur dan daging ayam pada Desember selalu mengalami kenaikan dibandingkan bulan-bulan lain.

"Untuk Desember, biasanya harga rata-rata naik 10%," ucap dia.

Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian guna memastikan ketersediaan barang. Dengan begitu, pemerintah bisa mengantisipasi dengan menggelontorkan bahan pangan yang mengalami kenaikan di daerah-daerah tertentu.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi mengungkapkan pihaknya selalu memantau ketersediaan dan harga bahan pangan terlebih pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Natal yang diikuti perayaan tahun baru.

"Kalau kami lihat ada daerah yang mengalami kekurangan stok bahan pangan, kami akan langsung isi dari daerah yang mengalami kelebihan. Itu selalu kami lakukan sehingga harga bisa ditahan," tuturnya.

Antisipasi kenaikan harga juga dilakukan dengan menggelar pasar murah di berbagai titik termasuk di gerai-gerai Toko Tani Indonesia yang dikelola BKP.

Bahan-bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, daging dan produk-produk hortikultura seperti bawang merah, bawang putih dan cabai dijual di TTI dengan harga yang murah karena didatangkan langsung dari para petani. (OL-8)

Baca Juga

Antara

Erick Wajibkan Direksi BUMN Teken Kontrak Target KPI

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 28 November 2020, 17:55 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mewajibkan calon direksi perusahaan pelat merah meneken kontrak kerja target key performance indicator...
Antara

SDM Industri Harus Adaptif di Tengah Disrupsi Teknologi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 28 November 2020, 17:45 WIB
Di tengah kondisi disrupsi teknologi yang menuntut pengembangan SDM, Kementerian Perindustrian mendorong mahasiswa vokasi untuk selalu...
DOK Sinar Mas Land

The Zora BSD City Tawarkan Rumah Canggih Ala Jepang Rp10,8 Miliar

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 November 2020, 17:22 WIB
Keunggulan utama dari klaster Kiyomi terletak pada konsep desain rumah yang memaksimalkan dan memberikan kenyamanan kepada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya