Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ERA disrupsi teknologi memiliki tujuan akhir untuk meningkatkan produktivitas. Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro menjelaskan disrupsi bisa menimbulkan potensi ketimpangan.
Hal ini disebabkan akan muncul kelompok yang adaptif dan tertinggal. Di Indonesia, ketimpangan masih tinggi. Menurutnya, salah satu solusi yang bisa diberikan dengan memformulasikan kebijakan pengembangan manusia untuk peningkatan produktivitas.
"Solusinya, bagaimana disrupsi teknologi bisa dirasakan oleh lebih banyak kelompok. Karena kemajuan teknologi tidak bisa dihindari, kita harus adaptif," paparnya kepada awak media seusai mengisi seminar Inequality in The Modern Era, di FEB Universitas Indonesia, Senin (4/11).
Ia mencontohkan, bagaimana mengupayakan mayoritas pekerja bisa mendapatkan kenaikan produktivitas karena penguasaan teknologi tersebut. Caranya, sambung Bambang, dengan mengubah jenis pekerjaan atau jurusan pendidikan untuk pekerjaan tertentu dari pendidikan umum ke pendidikan spesifik/vokasi.
Baca juga: Presiden Minta Mendikbud Maksimalkan Teknologi Pendidikan
Pemerintah sudah mengupayakan untuk menyempitkan gap dengan membangun Palapa Ring. Bambang menambahkan pembangunan infrastruktur Palapa Ring membuat seluruh Indonesia sudah memiliki jalan tol berbasis Information and Communication of Technology (ICT). Pekerjaan rumah ke depannya adalah memperkuat Base Transceiver Station (BTS) yang ada di kabupaten dan kecamatan.
"Kemudian yang kedua penetrasi dari smartphone juga sudah lumayan tinggi. Nah, kemudian yang ketiga bagaimana menjadikan smartphone menjadi lebih produktif. Diarahkan ke pengembangan untuk teknologi informasinya sendiri," tukas Bambang.
Meskipun indeks ICT Indonesia saat ini belum tinggi. Namun, menurut Bambang, dampaknya sudah terasa pada perusahaan Unicorn Indonesia yang terbaik di Asean dan di dunia pun masik di Top Ten. Bambang meyakini dengan dukungan ICT dan potensi populasi yang ada, Indonesia masih punya peluang untuk berkembang di kemudian hari.(OL-5)
Kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan kembali menunjukkan hasil positif. SMKN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi, berhasil meraih penghargaan SMK Pusat Keunggulan.
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
Lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempertegas komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul melalui penyelenggaraan Wisuda Serentak Politeknik.
Kemendikdasmen melalui Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif.
Kemitraan berkelanjutan mampu memberikan manfaat berlapis, salah satunya memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta.
IndoCart mendorong pengembangan ekosistem teknologi 3D printing yang lebih terbuka dan inklusif di Indonesia.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved