Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMA produk ekspor Indonesia kembali memperoleh fasilitas sistem tarif preferensial umum (Generalized System of Preference/GSP) dari Amerika Serikat . Informasi tersebut disampaikan secara resmi di laman resmi United States Trade Representative (USTR).
Kelima produk yang dimaksud adalah plywood bambu laminasi, plywood kayu tipis kurang dari 66 mm, bawang bombai kering, barang rotan khusus untuk kerajinan tangan serta kelompok sirup gula, madu buatan, dan karamel.
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Intenasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo mengungkapkan hasil positif itu bisa dicapai atas kerja keras yang terus dilakukan.
Baca juga: Menteri BUMN Kantongi Nama Dirut Mandiri
Pemerintah rajin menyampaikan submisi tertulis. Atase Perdagangan di AS sebagai perwakilan pemerintah RI juga selalu hadir dalam dengar pendapat di Washington DC guna memberikan pembelaan bagi produk-produk Indonesia yang dinilai AS untuk kembali mendapatkan GSP.
Iman berharap, pemberian kembali fasilitas GSP dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha di Tanah Air.
Pasalnya, dari 3.572 produk yang diberi fasilitas GSP, baru 836 yang sudah dimanfaatkan.
"Pelaku usaha harus benar-benar memanfaatkan fasilitas yang diberikan karena tidak semua negara mendapat hal serupa. Akses pasar sudah terbuka lebar," ujar Iman melalui keterangan resmi, Rabu (30/10).
Sedianya, AS melakukan penilaian terhadap enam produk asal Indonesia. Satu produk yakni asam stearat tidak diloloskan untuk kembali mendapat fasilitas GSP.
"Keputusan itubdiambil karena nilai ekspor asam stearat telah melebihi batas ketentuan kompetitif (competitive needs limitations/CNL). Artinya, produk asam stereat dinilai sudah sangat berdaya saing dan memiliki pangsa pasar yang sangat baik di pasar AS sehingga tidak perlu lagi mendapatkan perlakuan khusus," jelas Iman.
Pada 2018, produk ekspor utama Indonesia yang diekspor ke AS dengan menggunakan skema GSP adalah ban mobil dengan nilai US$138 juta, kalung emas US$126,6 juta, asam lemak US$102,3 juta, tas tangan dari kulit US$4,8 juta dan aksesori perhiasan US$69 juta. (OL-8)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia mendorong penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA) pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved