Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJALAN dengan program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk inklusi keuangan dan perlindungan konsumen, PT Digital Tunai Kita sebagai penyelenggara aplikasi TunaiKita yang terdaftar dan diawasi OJK, hadir dan aktif berperan serta mensponsori kegiatan Fintech Exhibition dan Fintech Days 2019 di Samarinda, Kalimantan Timur, hari ini.
Acara itu dibuka resmi bersama OJK, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), serta sejumlah perusahaan teknologi keuangan lainnya. Rangkaian acara Fintech Exhibition dan Fintech Days 2019 ini mengedepankan berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan di ibu kota Kaltim, yang diproyeksikan sebagai Ibu Kota Negara baru itu.
TunaiKita berpartisipasi dalam acara Fintech Exhibition dan Fintech Days 2019 di Samarinda untuk memberi edukasi bagi masyarakat tentang berbagai manfaat dan kemudahan yang ditawarkan teknologi finansial.
"TunaiKita senantiasa memberikan informasi yang transparan agar masyarakat bisa mengambil keputusan terbaik, baik sebelum maupun pada saat menggunakan produk pilihan mereka. Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami keuntungan dan tanggung jawab dalam memperoleh fasilitas kredit, hal ini dapat berdampak positif dalam membantu memajukan perekonomian setempat," jelas Yos Kusuma, Head of Corporate Affairs TunaiKita, dalam keterangannya, Selasa (3/9).
Baca juga: OJK Gaet Tiga Negara Kembangkan Tekfin
Selama tiga hari TunaiKita hadir untuk masyarakat Samarinda dalam beberapa rangkaian kegiatan, mulai dari pameran Fintech Exhibition di Big Mall Samarinda hingga seminar bersama OJK. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memahami manfaat dan kemudahan yang ditawarkan fintech, khususnya P2P lending yang telah terdaftar dan diawasi OJK seperti TunaiKita.
"Acara ini digelar untuk menambah wawasan agar masyarakat terhindar dari risiko fintech ilegal, dan dapat memanfaatkan produk-produk dari P2P Lending terdaftar dengan baik," imbuh Yos.
Masyarakat yang sebelumnya kurang terlayani lembaga keuangan konvensional kini bisa mendapatkan kredit melalui industri fintech Indonesia, khususnya P2P Lending. Meski industri fintech semakin ramai dengan bertumbuhnya perusahaan fintech yang terdaftar di OJK, masih banyak masyarakat yang belum memahami produk dan keuntungan yang ditawarkan.
TunaiKita secara aktif telah melakukan perluasan layanan ke berbagai daerah di Indonesia. T eknologi dalam aplikasi TunaiKita juga telah menjembatani masyarakat yang membutuhkan akses kredit untuk keperluannya dengan institusi keuangan kredibel secara realtime. (RO/OL-1)
OJK menyelesaikan penyidikan perkara tindak pidana sektor jasa keuangan yang dilakukan dua pengurus PT Investree Radhika Jaya (PT IRJ).
Dana yang dikembalikan berasal dari hasil pemblokiran dan penelusuran aliran dana kejahatan digital yang sebelumnya dilaporkan masyarakat.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat fungsi pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan dengan menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 38 Tahun 2025.
OJK menemukan delapan pelanggaran serius dalam pemeriksaan terhadap penyelenggara pindar Dana Syariah Indonesia (DSI).
Untuk mendukung ekosistem ini, ICEx menerima pendanaan kolektif sebesar Rp1 Triliun (US$70 juta) dari berbagai pemegang saham strategis.
Membengkaknya utang pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) hingga Rp94,85 triliun per November 2025, mencerminkan semakin terhimpitnya kondisi keuangan masyarakat.
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
Masyarakat semakin cepat mengakses layanan keuangan digital, namun pemahaman mereka belum sepenuhnya sejalan.
Sejak berdiri pada 2000, SMS Finance telah melayani jutaan pelanggan dalam sektor pembiayaan, khususnya pembiayaan mobil bekas dan multiguna.
Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan dalam inklusi dan literasi keuangan nasional, termasuk pembentukan dewan baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan.
Forum ini menjadi wadah strategis bagi Aftech untuk menyatukan langkah industri, regulator, dan mitra global dalam mempercepat inklusi keuangan digital.
Rupiah digital diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat sistem pembayaran lintas batas, serta menjadi fondasi yang kokoh bagi inovasi keuangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved