Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Penjamin Simpanan (LPS) mencatat adanya pertumbuhan jumlah simpanan masyarakat di bank umum pada Juli 2019.
"Berdasarkan data Distrubusi Simpanan Bank Umum yang dirilis LPS, pada Juli 2019 pertumbuhan simpanan berada di angka 7,95% atau naik secara year on year (yoy) dari 6,70% pada Juli 2018," demikian keterangan LPS di Jakarta, Rabu (28/8).
Namun LPS mencatat, pertumbuhan jumlah rekening melambat secara tahunan dari 17,80% pada Juli 2018 menjadi 11,16% pada Juli 2019.
Secara keseluruhan, jumlah rekening hingga Juli 2019 yakni sebanyak 291.306.075 dengan total simpanan sebesar Rp5.901,14 triliun.
"Sementara itu, simpanan masyarakat hingga Juli 2019 terbanyak yang dikelola bank berbentuk deposito yang mencapai angka 43,27%," kata LPS.
Baca juga: LPS Perkuat Kesiapan Pelaksanaan Resolusi Bank
Berikutnya, dana murah berupa giro berjumlah 24,03% dan tabungan yang dikelola bank berjumlah 31,0% dari seluruh simpanan.
Berdasarkan jenis valuta, terdapat 86,20% simpanan masyarakat dengan mata uang rupiah. Adapun, angka tersebut turun dari 86,40% pada Juli 2018. Sementara, 13,80% sisanya menggunakan valas.
"Adapun, pada Juli 2019 LPS mencatat terjadi penurunan jumlah simpanan dengan nominal di atas Rp5 miliar sebesar 0,32% dibanding tahun lalu," pungkas LPS. (A-4)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved