Selasa 13 Agustus 2019, 19:28 WIB

Biodiesel Dipersulit, Mendag akan Batasi Akses Produk Susu Eropa

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Biodiesel Dipersulit, Mendag akan Batasi Akses Produk Susu Eropa

MI/Rommy Pujianto
Menteri Perdagangan RI Rommy Pujianto

 

PEMERINTAH tampak serius dalam rencana menutup akses pasar dalam negeri untuk produk susu asal Eropa.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan pihaknya bersama seluruh pemangku kepentingan terkait terutama pelaku usaha tengah membahas hal tersebut secara intens.

Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan harus melalui persiapan dan koordinasi matang.

"Jika tidak, nanti konsekuensinya harga produk-produk yang memakai bahan baku susu akan mengalami kenaikan. Jadi kita perhatikan dulu pasar domestik. Tapi kita pasti akan menerapkan bea masuk untuk produk susu asal Eropa," ujar Enggartiasto di Jakarta, Selasa (13/8).

Ia pun meminta para pelaku usaha yang selama ini mengimpor susu mulai mencari sumber baru di luar Benua Biru

"Kami kasih batas waktu untuk mencari sumber baru. Kami akan percepat," ucapnya.

Baca juga : Indonesia Siap Perangi Uni Eropa Akibat Diskriminasi Sawit

Enggartiasto menjamin kebijakan tersebut tidak akan mengganggu industri dalam negeri yang memerlukan produk susu sebagai bahan baku utama seperti makanan dan minuman.

Rencana pemberian bea masuk untuk produk susu Eropa merupakan aksi balasan terhadap keputusan Komisi Eropa yang mengajukan usulan bea masuk sekitar 8%-18% untuk produk biodiesel dari Indonesia.

Usulan tersebut didasarkan pada dugaan adanya pemberian subsidi oleh pemerintah Indonesia terhadap industri biodiesel sehingga memiliki harga jual yang rendah.

Uni Eropa mengklaim memiliki bukti-bukti yang menunjukkan bahwa tuduhan itu benar-benar terjadi. Subsidi, tidak hanya diberikan untuk kegiatan produksi, tetapi juga dalam bentuk pembiayaan ekspor dan keringanan pajak.

Walaupun belum ada hasil penyelidikan dan penetapan resmi, kebijakan bea masuk tersebut akan mulai diterapkan pada 6 September mendatang dengan bersifat sementara. Adapun, secara wajib, diproyeksikan mulai diterapkan pada 4 Januari 2020. (OL-7)

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

BBM Bersih Setengah Hati

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 28 November 2020, 05:25 WIB
Upaya pemerintah menggalakkan penggunaan biofuel masih kurang memadai karena BBM yang berasal dari fosil lebih populer dan lebih mudah...
ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

Tata Kelola Hulu Migas Harus Dibenahi

👤Ant/E-3 🕔Sabtu 28 November 2020, 05:15 WIB
Peningkatan iklim berusaha, sanctity of contract, dan adanya peraturan yang saling mendukung merupakan kata kunci untuk memperbaiki tata...
Ist

IUIGA Resmikan Gerai Self-Checkout Kedua di ASHTA District 8

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 November 2020, 00:45 WIB
Permintaan pembukaan gerai IUIGA kedua datang dari konsumen di berbagai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya