Kamis 25 Juli 2019, 14:15 WIB

Bertemu Jokowi, Bos Hyundai Bahas Investasi Hingga Mobil Listrik

Akmal Fauzi | Ekonomi
Bertemu Jokowi, Bos Hyundai Bahas Investasi Hingga Mobil Listrik

ANTARA/WAHYU PUTRO A
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kiri) dengan Executive Vice Chairman Hyundai Euisun Chung (kanan) di kompleks Istana Kepresidenan.

 

PRESIDEN RI, Joko Widodo, menerima kunjungan pimpinan Hyundai Motors Group di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (25/7). Pertemuan tersebut membahas rencana investasi Hyundai Motors di Indonesia. Pertemuan tersebut juga membicarakan masa depan kendaraan listrik.

"Di dalamnya termasuk electrical vehicle (mobil listrik), fuel shell vehicle, kendaraan otonom. Bahkan, industri ini sedang mempertimbangkan untuk flying vehicle (mobil terbang) pembahasan seputar teknologi," ujar Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, usai mendampingi Presiden Jokowi bertemu pimpinan Hyundai Motors di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (25/7).

Baca juga: Mendagri Sebut Pertemuan Prabowo dan Megawati Menyejukkan

Menurut Airlangga, Presiden menanggapi positif tentang pembahasan masa depan industri otomotif di Indonesia. Sebab, Presiden ingin menjadikan automotif sebagai andalan ekspor ke depan.

Namun, dia menyebut ada beberapa hal yang masih dikaji Hyundai Motors sebelum berinvestasi di Indonesia, salah satunya soal kawasan dan insentif yang bisa diberikan pemerintah.

Mereka juga meminta pemerintah memberikan kompensasi berupa tax holiday dan skema impor ke beberapa negara bila diberikan izin memproduksi mobil di Tanah Air. "Kan kita sudah punya perjanjian perdagangan dengan Korea, ASEAN-Korea, dan ASEAN-China," jelasnya.

Mengenai Peraturan Presiden (Perpres) terkait mobil listrik, Airlangga mengatakan sedang dalam proses termasuk aturan turunannya. (OL-6)

Baca Juga

Antara

Pasokan Aman, Pemerintah Pastikan Harga Beras Tetap Terkendali

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 25 September 2022, 18:22 WIB
Berdasarkan data Kemendag, secara rerata harga beras mengalami kenaikan 0,9% dibanding tahun...
dok.mi

Subsidi BBM Perlu Dialihkan untuk Tujuan yang Produktif

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 16:35 WIB
ANGGARAN Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang selama ini digunakan untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM), dinilai perlu dialihkan...
KKP

KKP Gandeng Rusia Perkuat Kerja Sama Perikanan

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 25 September 2022, 16:11 WIB
Ishartini mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Rusia menjadi salah satu pasar potensial...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya