Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menolak permintaan pemerintah agar pelaku industri pariwisata ikut terlibat menanggung beban penurunan harga tiket pesawat terbang. Permintaan itu bertujuan untuk mendorong sektor pariwisata yang tengah mengalami kelesuan.
Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani mengungkapkan sejak maskapai menaikkan harga tiket pada akhir 2018, industri pariwisata sudah sangat tertekan. Tingkat okupansi hotel menurun. Akhirnya, pelaku usaha perhotelan harus menurunkan harga sewa kamar untuk menarik pelanggan.
"Tanpa diminta, kami sudah turunkan harga. Di lapangan sudah terjadi sejak lama. Itu kita lakukan untuk tingkatkan okupansi," ujar Hariyadi di Jakarta, Selasa (23/7).
Ketimbang membebani sektor lain yang sudah menderita, ia mendesak pemerintah bertindak serius membenahi industri penerbangan yang dianggap sudah sangat tidak sehat.
Baca juga: Pemerintah: Pariwisata dan Maskapai Bisa Berbagi Diskon
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia itu mengatakan persoalan utama yang seharusnya menjadi fokus pemerintah adalah menyudahi praktik kartel harga oleh dua perusahaan besar di sektor penerbangan.
"Kalau melihat kondisi sekarang, kita khawatir ke depan akan lebih buruk. Tidak ada persaingan di industri penerbangan kita. Sebanyak 97% penerbangan dikuasai Garuda dan Lion beserta anak usaha mereka. Ini yang membuat harga menjadi tinggi," jelas dia.
Ia pun meminta pemerintah membuka kran persaingan dengan mendukung keberadaan maskapai lain di luar dua grup penguasa yang ada. Untuk saat ini, menurutnya, yang paling siap dari segi regulasi dan permodalan memang hanya AirAsia.
"Satu-satunya jalan ya hadirkan kompetitor baru dan yang paling siap adalah AirAsia. Kalau pemerintah serius, itu yang harus dilakukan. Berikan tambahan rute dan jadwal penerbangan. Pasti akan terjadi koreksi harga secara signifikan," tutur Hariyadi.
Selain itu, pemerintah juga diminta menjaga agen-agen perjalanan daring dari intimidasi dua perusahaan penguasa penerbangan Tanah Air.
"Kalau kita lihat di online-online travel agent kan tidak ada AirAsia. Itu juga yang harus dibenahi. Sebenernya masyarakat sudah tahu tetapi karena ada yang memback-up, ada yang tidak mau menerapkan good governance, ya seperti itu jadinya," tandas Hariyadi.(OL-5)
Daftar maskapai paling sering delay di dunia sepanjang 2025. Ryanair, easyJet, Frontier hingga JetBlue mencatat tingkat keterlambatan tertinggi.
Pembukaan rute ini dinilai semakin memperkuat konektivitas Jawa Tengah dengan Jawa Barat dan Jawa Timur.
Penyesuaian TBA dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem industri penerbangan
Mukhtara Air merupakan maskapai bagian dari Manazil Al Mukhtara Company Holding, perusahaan yang berbasis di Madinah, Arab Saudi.
Keempat maskapi tersebut adalah Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air.
Program ini juga menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik ramah lingkungan di Indonesia.
Donald Trump menegaskan bahwa posisi Greenland sangat krusial untuk melindungi AS dari potensi serangan Rusia atau Tiongkok.
Donald Trump pada Senin (12/1) mengumumkan pemberlakuan tarif sebesar 25% terhadap semua negara yang masih berdagang dengan Iran.
Pemprov DKI Jakarta berencana menempuh jalur penambahan melalui APBD Perubahan yang akan dibahas pada pertengahan tahun mendatang.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
Imbauan juga ditujukan kepada penyedia jasa angkutan udara, darat, dan laut agar mengacu pada harga yang wajar.
Penyesuaian TBA dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem industri penerbangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved