Minggu 14 Juli 2019, 14:29 WIB

Petani Sawit Minta Prosedur Peremajaan Dimudahkan

Andhika prasetyo | Ekonomi
Petani Sawit Minta Prosedur Peremajaan Dimudahkan

Antara/Budi Candra Setya
Pekerja mengangkut kelapa sawit kedalam truk di Perkebunan sawit di Mesuji raya, Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan.

 

Persatuan Organisasi Petani Sawit Indonesia (Popsi), yang terdiri dari berbagai asosiasi yakni Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir), dan Asosiasi Sawit Masa Depanku (Samade) mendesak pemerintah untuk mempermudah prosedur dan persyaratan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Selama ini, petani yang hendak mengikuti PSR harus terlebih dulu melalui banyak prosedur. Tidak sedikit dari mereka yang mundur atau tidak lolos karena syarat yang dibutuhkan tidak lengkap. Alhasil, program peremajaan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tanaman sawit pun berjalan tidak maksimal.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Pertanian menetapkan delapan syarat bagi petani penerima program PSR. Salah satu yang sulit dipenuhi petani ialah STDB (Surat Tanda Daftar Budi daya). STDB adalah surat yang diterbitkan pihak kabupaten/kota kepada petani yang sudah terdata.

"Sementara, ada pemerintah daerah tidak memiliki anggaran untuk mendata petani plasma dan petani swadaya itu sendiri," ujar Ketua Umum Aspekpir Setioyono kepada Media Indonesia, Minggu (14/7).

Selain meminta penyederhanaan prosedur, ia juga memohon agar biaya pendanaan PSR ditambahkan. Selama ini, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) memberikan alokasi Rp25 juta per hektare.

"Kami berharap dana tersebut bisa ditingkatkan mencapai Rp45 juta per hektare sebagaimana harapan dari ratusan ribu petani di Indonesia," ucapnya.(OL-09)

Baca Juga

dok.ist

Kementan dan DPR Tingkatkan Kapasitas SDM Pertanian Melawi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:40 WIB
KEMENTAN RI melalui Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI terus berupaya...
Antara/Boyek Lela Martha

Kemendagri: Produk dalam Negeri Harus Jadi Tuan di Rumah Sendiri

👤Yakub Pryatama WIjayaatmaja 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:17 WIB
UMKM harus jadi perhatian  karena sektor ini paling luas serapan lapangan kerjanya,"...
Antara/HO BNBR

Realisasikan Investasi RI-Inggris, Bahlil bakal Bentuk Tim Khusus

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:25 WIB
“Saya pikir kita perlu membuat tim khusus untuk merealisasikan kerja sama ini yang akan kita teken saat Konferensi Tingkat Tinggi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya