Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Produk Makanan Olahan Berpeluang Dongkrak Ekspor

Andhika Prasetyo
09/7/2019 10:21
Produk Makanan Olahan Berpeluang Dongkrak Ekspor
Makanan olahan kaleng berpotensi meningkatkan kinerja ekspor.(Antara )

MENTERI Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan bahwa banyak  potensi yang bisa dikembangkan seperti produk makanan olahan untuk mendongkrak kinerja ekspor. Dengan sedikit sentuhan teknologi, ia melihat terbuka peluang besar untuk mengekspor produk pangan olahan seperti rendang, gudeg dan lain sebagainya.

Pelaku usaha, lanjutnya, hanya perlu mengembangkan ide bagaimana menyajikan makanan-makanan tersebut supaya tetap aman ketika sampai di luar negeri setelah melalui proses pengiriman panjang.

"Bisa saja disajikan di dalam kaleng dan sebagainya," ujar Enggartiasto kepada Media Indonesia, Selasa (9/7).

Produk-produk tersebut dapat dipasarkan ke negara-negara tradisional yang selama ini juga menjadi tujuan bagi para tenaga kerja Indonesia (TKI) seperti Malaysia, Taiwan dan Timur Tengah. Berdasarkan data BNP2TKI, pada 2018, jumlah pekerja migran Indonesia di Malaysia tercatat sebesar 90.671 jiwa. Disusul Taiwan dengan total 72.373 pekerja dan Hongkong 56.033 orang.

baca juga: Pengendara belum Sadar Dipantau Kamera

"Kita pasti bisa kalau kita mau kreatif. Industri seperti ini yang harus dipacu agar produk unggulan kita bervariasi, tidak melulu CPO," tandasnya. (OL-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya