Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

Sri Mulyani: Stabilitas Nilai Tukar 2018 Terjaga

Atalya Puspa
04/7/2019 20:15
Sri Mulyani: Stabilitas Nilai Tukar 2018 Terjaga
Sri Mulyani (kanan) bersama Dian Sastro(DOK INSTAGRAM/THEREALDISASTR )

MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan pemerintah berhasil menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sepanjang 2018.

Menurutnya, kondisi itu merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah dan institusi moneter.

"Hasil sinergi tersebut mampu meredakan tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang sempat terdepresiasi hingga posisi 15.200 per dolar Amerika Serikat (AS) hingga akhirnya stabilitas nilai tukar rupiah dapat dijaga pada kisaran 14.247 per dolar AS," kata Sri di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (4/7).

Angka tersebut lebih tinggi 6,9% dibanding dengan posisi rata-rata nilai tukar rupiah pada 2017 yang berada pada level 13.384 per dolar AS.

Lebih jauh lagi, tingkat depresiasi tersebut, masih lebih rendah jika dibandingkan dengan mata uang lainnya di negara-negara berkembang seperti Turki, Argentina dan Brazil.

Baca juga: Pembahasan Harga Tiket Pesawat Terbang Molor Terus

Di samping itu, Sri mengungkapkan, rata-rata suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan pada 2018 berada pada level 5,0% atau lebih baik dari target APBN sebesar 5,2%.

"Lelang SPN 3 bulan sepanjang 2018 juga masih mendapatkan minat yang besar dari investor, walaupun banyak aksi jual oleh investor asing," ucapnya.

Aksi penjualan tersebut, kata Sri, terutama disebabkan oleh adanya indikasi kenaikan suku bunga acuan The Fed, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi AS, serta pasar tenaga kerja yang solid dan kenaikan inflasi AS yang lebih cepat.

Hal itu kemudian memicu aksi penarikan dana oleh investor asing dari Indonesia. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Polycarpus
Berita Lainnya