Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ARUS mudik Lebaran tahun ini dinilai jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Namun, yang cukup menjadi sorotan adalah perjalanan arus balik yang masih mengalami persoalan.
Ketidakseimbangan waktu libur antara sebelum dan setelah Hari Raya Idul Fitri dipercaya menjadi penyebab utama kepadatan seperti yang terjadi di jalan tol dan pelabuhan.
Baca juga: Mudik Tahun Ini Berjalan Lebih Baik
Pada masa arus mudik, keberangkatan pemudik terpecah dalam banyak hari, terutama mulai dari H-10 hingga hari pertama dan kedua Idul Fitri. Dengan begitu, kendaraan pun dapat berjalan dengan lancar.
Sementara, pada masa arus balik, para pemudik yang kembali ke kota asal terkonsentrasi pada tiga hari, yakni H+1 hingga H+3 Lebaran. Hal itu membuat volume kendaraan menumpuk dan menimbulkan kemacetan di banyak titik.
Berkaca pada hal tersebut, pemerintah akan mengatur waktu libur yang seimbang antara sebelum dan seusai Lebaran.
"Tahun depan, kita akan atur waktu libur yang sama panjangnya jadi arus mudik dan balik seimbang," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di kantornya, Jakarta, Jumat (14/6).
Selain terkait waktu libur, persoalan juga datang dari tempat peristirahatan. Budi menyebut, konsep rest area saat ini masih belum sempurna. Ke depannya, sistem zonasi harus diterapkan di semua tempat peristirahatan sehingga pengguna yang berhenti hanya untuk buang air, beristirahat atau salat tidak tercampur dengan pemudik yang berhenti untuk makan.
Satu persoalan terakhir, lanjut Budi, adalah banyaknya masyarakat yang mudik dengan kendaraan pribadi. Kebiasaan tersebut harus mulai diubah pada tahun depan.
Caranya ialah dengan terus meningkatkan kualitas angkutan umum. Infrastruktur di daerah-daerah juga akan dibangun lebih baik lagi.
"Kami akan perbaiki lebih dari 30 terminal. Kami juga akan berikan subsidi untuk bus-bus yang beroperasi di kota-kota di Pulau Jawa. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan masyarakat mau mudik dengan angkutan umum. Tanpa kendaraan pribadi pun, kalau mau berkeliling di kampung halaman, mereka bisa mengandalkan angkutan umum," tuturnya. (OL-6)
Program Bengkel Persiapan Mudik akan dimulai pada 6–7 Maret 2026, sementara Bengkel Siaga Mudik beroperasi pada 14–20 Maret 2026 di berbagai titik Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal perjalanan masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya Idulfitri 1447 H.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Kemenhub menerapkan delaying system dan menetapkan buffer zone di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Dari total kapasitas yang tersedia, kuota terbagi secara merata yakni 690 kursi untuk arus mudik dan jumlah yang sama untuk arus balik.
Anggaran perbaikan jalan Jateng 2026 dipangkas Rp700 miliar. Pemprov kebut tambal sulam 3.400 lubang jelang arus mudik Lebaran Maret ini.
Kemenhub menerapkan delaying system dan menetapkan buffer zone di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Dalam upaya mengatur mobilitas selama libur Lebaran 2026, pemerintah telah menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para pekerja pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 136.612 kendaraan, atau meningkat 45,03% dibandingkan trafik normal.
Sebanyak 509.351 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H s.d H+2 periode akhir Libur Tahun Baru 2026 atau pada Kamis, (1/1) 2026 pukul 06.00 WIB s.d Minggu, (4/1) 2026 pukul 06.00 WIB.
PT Pelindo Dumai menyebutkan lonjakan penumpang akan terjadi pada akhir pekan ini.
Arus Balik: Memahami konsep ekonomi & sosial yang dinamis. Pelajari dampaknya, penyebab, dan bagaimana teori ini membentuk perubahan zaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved