Jumat 14 Juni 2019, 11:00 WIB

Mudik Tahun Ini Berjalan Lebih Baik

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Mudik Tahun Ini Berjalan Lebih Baik

ANTARA
Sejumlah kendaraan memadati pintu gerbang tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (8/6/2019).

 

PEMERINTAH mengklaim kegiatan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu tercermin dari kelancaran arus kendaraan saat mudik mulai dari H-15 sampai hari kedua perayaan Idul Fitri. Penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah dinilai berjalan dengan sangat baik sehinga mendukung terciptanya arus mudik dan balik Lebaran yang kondusif.

"Dari survei yang kami lakukan ketika periode mudik, sebanyak 67% masyarakat mengaku sangat terbantu dengan penerapan satu arah. Mereka bisa mengatur perjalanan dengan tepat dan rest area di kedua sisi bisa terpakai semua," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di kantornya, Jakarta, Jumat (14/6).

Baca juga: Sidang Perdana Sengketa Pilpres 2019 Dimulai, IHSG Dibuka Menguat

Mudik yang lebih baik juga tergambar dari menurun drastisnya angka kecelakaan. Selama H-15 hingga H+7 Lebaran tahun ini, tercatat hanya terjadi 563 kecelakaan, turun 75% dari tahun lalu yang mencapai 2.234 kecelakaan.

Adapun, untuk korban meninggal selama arus mudik dan balik Lebaran 2109 tercatat sebanyak 137 orang, turun 74% dari 2018 yang mencapai 528 orang.

"Kami turut berduka atas kejadian ini. Pemerintah akan terus berupaya mengurangi angka kecelakaan dan korban meninggal dalam kegiatan mudik Lebaran," tutur Budi.

Maka itu, ia pun mengimbau masyarakat untuk segera meninggalkan kebiasaan mudik dengan kendaraan roda dua. Berkali-kali telah disampaikan bahwa sepeda motor bukanlah moda transportasi yang tepat untuk menempuh jarak sangat jauh. Kelelahan dan kehilangan konsentrasi sedikit saja bisa menimbulkan dampak yang fatal, baik bagi pengendara itu sendiri maupun pengemudi kendaraan lain di sekitarnya.

"Pemerintah bersama perusahaan-perusahaan baik BUMN dan swasta sudah menyediakan angkutan mudik gratis dengan bus secara massif dan itu harus dimanfaatkan. Ke depannya, kegiatan ini akan terus ditingkatkan untuk mengurangi pemudik dengan sepeda motor," sambungnya.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, tahun ini, jumlah pemudik kendaraan roda dua sudah mengalami penurunan 12,75% dari tahun sebelumnya yakni dari 1,5 juta kendaraan menjadi 1,37 juta kendaraan.

"Penurunan ini juga yang menyebabkan angka kecelakaan semakin sedikit. Sepeda motor adalah kontributor terbesar terhadap jumlah kecelakaan," tandasnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More