Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah mendalami laporan keuangan tahunan perusahaan maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen, mengungkapkan, pihaknya masih mengumpulkan informasi secara lengkap agar dapat mempelajari lebih jauh terkait persoalan tersebut.
"Kita masih pelajari, kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Belum ada kesimpulannya," kata Hoesen di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (9/5).
Hoesen mengungkapkan, OJK telah bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menengahi kisruh laporan keuangan Garuda Indonesia. Segala informasi terkait perseroan, laporan keterbukaan di BEI, serta ekspose publik akan dipelajari untuk mengetahui dengan jelas kondisi perseroan.
Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Ditarget 6% pada 2024
Dia menjelaskan, penyelesaian dari masalah tersebut bukan dengan proses audit ulang yang dilakukan oleh OJK, melainkan OJK dapat meminta pihak lain untuk melakukan audit.
"Fungsi OJK itu ada dua. Untuk yang prudensial dan non prudensial. Prudensial ya untuk semua pihak yang mendapat izin dari OJK. Tapi, kalau non prudensial seperti izin usaha semacam Garuda, itu dia diperlakukan sebagai emiten," tandasnya.
Hoesen menambahkan, sampai saat in belum ada pembicaraan otoritas terkait audit ulang laporan keuangan. Dia menegaskan, pihaknya masih melakukan mengumpulkan informasi agar OJK dapat melakukan langkah yang tepat untuk persoalan tersebut. (OL-1)
Penetapan lima Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031 harus menjadi momentum penguatan kualitas pengawasan sektor jasa keuangan.
Komisi XI DPR RI telah menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK, Rabu (11/3).
SEJARAH baru tercipta di industri jasa keuangan Indonesia.
Selanjutnya Komisi XI DPR RI akan menyerahkan nama-nama yang dinilai layak kepada pimpinan DPR untuk selanjutnya dibahas dalam rapat paripurna pada Kamis (12/3).
KOMISI XI DPR RI resmi menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031.
OJK tegaskan komitmen penguatan sistem dana pensiun nasional dalam forum OECD di Paris. Langkah ini bagian dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD.
PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025.
PT Bank SMBC Indonesia mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025.
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat kinerja keuangan positif sepanjang 2025 dengan pendapatan sebesar Rp9,03 triliun di tengah tantangan kondisi makro ekonomi.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
Laporan keuangan bulanan (bank only) dari Bank Mandiri Januari 2026 mencatat realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62% secara tahunan (year on year) menjadi Rp1.511,4 triliun.
PT Pegadaian berhasil menorehkan kinerja positif di tahun 2025 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp8,34 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved