Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan memperbolehkan angkutan barang yang mengangkut barang ekspor-impor melintas di ruas jalan tol dan jalan utama selama masa mudik dan balik lebaran.
Hal itu dipastikan lewat rapat koordinasi yang digelar bersama dengan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Organisasi Angkutan Darat (Organda), hingga Lemabaga Kepolisan di Jakarta, Senin (6/5).
Truk-truk logistik spesial itu nantinya akan diberikan stiker khusus sehingga dapat melintasi jalur-jalur utama termasuk jalan tol.
"Truk-truk ekspor impor dikecualikan dari pembatasan angkutan barang. Dalam operasionalnya, kami akan pasangi stiker pada mereka," ujar Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Ahmad Yani di kantornya, Jakarta, Senin (6/5).
Stiker-stiker tersebut akan dikeluarkan langsung oleh Kementerian Perhubungan selaku koordinator arus mudik dan balik Lebaran bersama Kepolisian Republik Indonesia.
Baca juga : Jasa Marga Pastikan Kesiapan Jalan Tol Saat Mudik Lebaran 2019
"Stiker itu akan dilengkapi QR Code dan identitas kendaraan termasuk nomor rangka,"
Adapun, untuk mendapatkan stiker tersebut, pelaku usaha wajib mendaftarkan kendaraan-kendaraan ekspor impor mereka sebelum 31 Mei mendatang.
Kebijakan pengecualian terhadap truk ekspor impor diberlakukan demi memastikan kegiatan ekonomi tetap berjalan meski sedang dalam masa libur Lebaran.
Pemerintah tidak ingin ada keterlambatan yang terjadi dalam pengiriman barang dan juga penerimaan logistik yang akhirnya mengakibatkan kinerja ekspor melemah pada periode tersebut. (OL-8)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved