Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SIKAP Uni Eropa (UE) yang terus mencoba menghalangi masuknya produk-produk sawit ke kawasan tersebut tentu membuat geram pemerintah.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan sikap proteksionisme seperti yang dilakukan negara-negara Benua Biru adalah salah satu penyebab dunia mengalami pelemahan ekonomi dalam beberapa saat terakhir.
"Sikap seperti itu tidak akan menguntungkan siapapun. Itu hanya akan memberi dampak negatif terhadap dunia," ujar Enggartiasto di Jakarta, Selasa (16/4).
Terbaru, Uni Eropa menuding minyak sawit Indonesia mendapatkan subsidi sehingga mereka menerapkan kebijakan antidumping.
Baca juga : Uni Eropa Kembali Tembakkan Peluru ke Biofuel Indonesia
Enggartiasto menegaskan Indonesia tidak akan tinggal diam jika komoditas yang menjadi unggulan negara diperlakukan tidak adil di pasar dunia.
"Jika mereka tidak adil, yang pertama kita lakukan adalah melobi. Tetapi kalau mereka tetap berkeras, kira beri tindakan yang lebih keras. Mereka hambat kita, kita lakukan hal serupa pada mereka," tegasnya. (A-2)
Samasindo menargetkan tingkat pemanfaatan kapasitas produksi hingga 80% pada 2025, meski perusahaan baru memulai operasi komersial pada awal September.
Polri mengungkap kronologi penindakan dugaan pelanggaran ekspor CPO oleh PT MMS di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Presiden Prabowo Subianto mengecam keras korupsi sumber daya alam, menyebutnya sebagai subversi ekonomi.
Harga Referensi CPO meningkat US$43,80 atau 4,81% dari HR CPO periode 1-31 Agustus 2025 yang tercatat sebesar US$910,91/MT.
Sekjen CPOPC yang baru Izzana Salleh merupakan sosok yang memiliki pengalaman pada sektor kebijakan publik, kepemimpinan korporat, hingga advokasi nirlaba global.
Dewan Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC) secara resmi mengumumkan transisi kepemimpinan eksekutifnya.
Ursula menjelaskan bahwa perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa itu dinamakan sebagai Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Kemenangan di WTO menjadi bukti Indonesia berada di jalur yang benar dalam memperjuangkan kelapa sawit dan biodiesel.
Putusan WTO yang memenangkan Indonesia sekaligus memperlancar kembali akses pasar kelapa sawit sebagai bahan baku biofuel ke depannya.
PEMERINTAH Indonesia berhasil membuktikan diskriminasi oleh Uni Eropa (UE) dalam sengketa dagang kelapa sawit di Badan Penyelesaian Sengketa Organisasi Perdagangan Dunia (DSB WTO).
Uni Eropa hingga kini masih menilai kelapa sawit sebagai salah satu komoditas berisiko tinggi pada lingkungan.
Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) tak urung rampung selama 9 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved