Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) menyampaikan pada Maret kemarin, inflasi relatif terkendali berada pada angka 0,30% atau relatif moderat.
Pada Februari 2019 Sumbar mengalami deflasi 0,45%, Maret inflasi 0,30% dan angka ini masih dibawah rata-rata dalam periode yang sama sejak tiga tahun terakhir," kata Kepala BI perwakilan Sumbar Wahyu Purnama di Padang, Selasa (2/4).
Menurut dia secara tahunan, perkembangan indeks harga konsumen pada Maret mengalami inflasi sebesar 1,94% atau relatif turun dibandingkan Februari sebesar 1,95%.
Tekanan inflasi pada bulan lalu terutama berasal dari kenaikan harga sejumlah komoditas dari kelompok bahan makanan dan kelompok makanan jadi, minuman, dan tembakau.
"Kelompok bahan makanan tercatat mengalami kenaikan dari deflasi 2,51% pada Februari menjadi inflasi 0,46% pada Maret," kata dia.
Baca juga: [INFO GRAFIS] Perkembangan Inflasi Maret 2019
Wahyu mengatakan naiknya tekanan harga pada kelompok bahan makanan, terutama disebabkan kenaikan harga komoditas bawang merah dan cabai merah seiring dengan berkurangnya pasokan dari dalam dan luar Sumbar.
Sementara itu kelompok makanan jadi, minuman, dan tembakau pada Maret mencatat inflasi sebesar 0,27%, meningkat dibandingkan Februari yang sebesar 0,06%.
Inflasi pada kelompok tersebut terutama didorong kenaikan harga rokok di tingkat pedagang. Selain dari dua kelompok inflasi tersebut, tekanan inflasi umum juga berasal dari kenaikan komoditas lain seperti rekreasi dan angkutan udara, ujarnya.
Ia menilai kenaikan rekreasi disebabkan oleh penyesuaian tarif baru atas tiket masuk tempat rekreasi khususnya di Padang, seperti Pantai Air Manis, sedangkan inflasi pada tarif angkutan udara disebabkan oleh pengurangan jadwal penerbangan dari dan ke Padang dan pembatasan tiket kelas bertarif murah oleh maspakai penerbangan.
Di sisi lain, tekanan inflasi tertahan seiring dengan deflasi dari beberapa bahan pangan strategis. Masih berlangsungnya deflasi pada komoditas beras, telur, dan daging ayam ras menjadi penahan inflasi umum Sumbar pada Maret. (OL-7)
Cabai besar keriting dijual seharga Rp70.000 per kilogram dari harga sebelumnya yang hanya Rp45.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati hari ini (21/2) turun jadi Rp55.000/kg usai diguyur pasokan Kementan. Cek detail harganya di sini.
Harga di Pasar Penuin, Pasar Mitra Raya, dan Pasar Tos 3000 menunjukkan harga cabai rawit merah menembus Rp92.950 per kilogram.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Bank Indonesia menahan BI-Rate di 4,75% untuk stabilkan rupiah di tengah gejolak global. Rupiah Rp16.880 per dolar AS, BI nilai masih undervalued.
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved