Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR Uni Eropa untuk produk tekstil dipandang sebagai peluang yang menggiurkan bagi pelaku usaha nasional. Oleh karena itu, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mendoronh perjanjian dagang dengan Uni Eropa segera rampung pada tahun ini.
Ketua Umum API Ade Sudrajat mengatakan pertumbuhan industri Tekstil dapat meningkat drastis, bahkan menembus angka dua digit jika kesepakatan dengan Uni Eropa tercapai. Namun, jika tidak Ade memprediksi pertumbuhan industri hanya berkisar 6-7%.
"Pertumbuhan industri kita masih belum dapat menunjukkan peningkatan yang fantastis. Tapi setelah perjanjian Uni Eropa selesai, kami yakin bisa dobel angka baik ekspor maupun industrinya. Ini karena dunia sedang bergairah dengan investasi di Indonesia," kata Ade di sela-sela pembukaan Indo Intertex 2019 di Jakarta, Kamis (28/3).
Ade mengaku ekspor produk TPT nasional di Uni Eropa saat ini masih rendah, yakni 1,8%. Pasar Benua Biru, julukan Eropa, saat ini didominasi Vietnam, Bangladesh, Sri Lanka, dan beberapa negara Afrika Utara seperi Aljazair.
Baca juga : Presdir PT Sritex: Industri Tekstil Memang Masih Cuan
Akan tetapi, pasar TPT optimis direbut apabila perjanjian dagang dengan Uni Eropa selesai. Ade menilai kualitas produk Indonesia lebih baik dan dengan harga bersaing.
"Kita ini terlambat (dibandingkan Vietnam dan Bangkadesh), lelet kan. Tapi memang baru di jaman Pak Jokowi ini, pemerintah dapat melihat dunia bergerak sangat cepat sehingga mencoba bergulir lebih cepat lagi. Saya harap tahun ini (penyelesaian perjanjian dagang Uni Eropa)," imbuh Ade.
Sementara itu, Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin Muhdori mendorong produsen untuk meningkatkan produksi dan melakukan diversifikasi produk. Kemenperin sendiri menargetkan peningkatan ekspor TPT sebesar 13% atau senilai 15 miliar dolar AS.
"Target mengejar ekspor dengan peningkatan produksi nasional agar surplus, khususnya di produk jadi. Industri juga terus digenjot melakukan diversifikasi produk apalagi tujuan ekspor Eropa semakin baik," jelasnya.
Saat ini pasar terbesar bagi produk tekstil nasional masih tertuju pada Amerika Serikat. Sekitar 36% produksi TPT Indonesia dikirim ke negeri Paman Sam tersebut. (OL-8)
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron menyerukan kebangkitan Eropa untuk memperkuat perlindungan kedaulatan, menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Presiden memerintahkan agar segera dibentuk tim kajian untuk menganalisis persoalan pengelolaan air secara menyeluruh.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved