Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IV DPR meminta pemerintah mengevaluasi penugasan kepada Bulog untuk mengimpor 100 ribu bawang putih.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, Kamis (21/3), anggota Komisi IV Darori Wonodipuro menilai, untuk mencegah monopoli, pemerintah juga harus memberikan kuota kepada perusahaan swasta untuk mengimpor. "Kalau begini dapat menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat," kata Darori.
Darori melanjutkan, DPR akan mempertanyakan kepada Menteri Pertanian terkait jadwal panen raya bawang putih. Khawatirnya, penunjukan Bulog untuk impor komoditas bawang putih malah merugikan petani lokal.
"Nanti saya akan tanyakan semua ini ke Menteri Pertanian. Kapan sih peta panen raya bawang putih. Kapan diperlukan tambahan. Jangan saat panen raya, kita impor," lanjutnya.
Baca juga: KPPU: Impor Bawang Putih oleh Bulog Ciptakan Ketidakadilan
Anggota Komisi IV DPR Andi Akmal Pasludin mengatakan penunjukan Bulog untuk mengimpor bawang tanpa kewajiban tanam merupakan pelanggaran Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 38 tahun 2017 juncto 24 tahun 2018.
Sebab, lanjut dia, dalam peraturan tersebut terdapat kewajiban bagi importir bawang putih untuk menanam 5% dari volume yang didapat dari rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH). “Melanggar dong. Ngapain dibuat peraturan kalau itu dilanggar. Berarti kita tidak konsisten terhadap aturan yang ada,” tegas dia.
Baca juga: Impor Bawang Putih oleh Bulog, Darmin: Kita Perlu Sekarang
Ia mengatakan tujuan diterbitkannya Pementan itu bagus dan baik untuk para petani. “Jangan sampai yang impor ini merugikan petani,” ujar dia.
Dia mendesak agar Menteri Perdagangan tidak memberikan izin atas impor bawang putih ini. “Kita minta Menteri Perdagangan dan Bulog jangan menyetujui izin impor kalau tidak ada bukti penanaman. Itu saja kuncinya.” (A-1)
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved