Kamis 21 Maret 2019, 16:42 WIB

Diskriminasi Sawit, Pemerintah Bisa Naikkan Tarif Komoditas UE

Nur Aivanni | Ekonomi
Diskriminasi Sawit, Pemerintah Bisa Naikkan Tarif Komoditas UE

MI/PERMANA

 

PEMERINTAH  siap memboikot produk-produk asal Uni Eropa jika Parlemen Uni Eropa resmi mengadopsi rancangan peraturan Delegated Regulation Supplementing Directive of the EU Renewable Energy Directive (RED) II.

Menanggapi itu, Peneliti Indef Bhima Yudhistira Adhinegara menilai pemerintah seharusnya mengambil langkah taktis yang terukur.

"Lebih tepat bukan boikot tapi bisa naikkan pajak atau tarif bea masuk barang dari Eropa," kata Bhima kepada Media Indonesia, Kamis (21/3).

Produk-produk yang bisa dikenakan kebijakan kenaikan tarif tersebut, misalnya pesawat terbang, wine, salmon, susu atau keju. Kebijakan tersebut, kata Bhima, bisa dilakukan secara bertahap mulai dari saat ini.

"Mulai dilakukan bertahap saat ini sebagai bargaining power Indonesia. Setelah putusan keluar baru opsinya makin ditambah bea masuk dan jenis barangnya atau ketika opsinya melunak di EU baru kebijakan retalisasinya dicabut," kata Bhima.

Baca juga : Indonesia Siap Perang Dagang dengan Uni Eropa

Selain itu, lanjut Bhima, pemerintah juga bisa membuka kerja sama impor baru di luar negara-negara Eropa.

"Kalau sekadar wacana boikot cuma gertak sambal tanpa aksi konkret," pungkasnya.

Untuk diketahui dalam draf peraturan Delegated Regulation Supplementing Directive of the EU Renewable Energy Directive (RED) II, minyak sawit (CPO) diklasifikasikan sebagai komoditas yang tidak berkelanjutan dan berisiko tinggi terhadap lingkungan.

Parlemen Eropa masih memiliki waktu untuk meninjau rancangan yang diajukan Komisi Eropa dalam waktu dua bulan sejak diterbitkan. (OL-8)

Baca Juga

Dok. Kementerian ESDM

Kementerian ESDM Uji Coba Bensa, Bensin yang Mengandung Minyak Sawit 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 25 Januari 2022, 23:04 WIB
Bensa berkualitas tinggi ini akan menjadi parameter untuk penyusunan Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) untuk...
Dok. Yupi

Ada Hoaks Soal Produknya, Yupi Tegaskan Permen yang Diproduksinya Telah Kantongi Sertifikat Halal 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 25 Januari 2022, 22:58 WIB
Direktur Marketing & Sales Yupi Juliwati Husman menegaskan, pihaknya sudah mengantongi sertifikasi halal untuk seluruh proses produksi...
Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Lepas Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina 

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 25 Januari 2022, 21:20 WIB
Presiden kembali menekankan pentingnya pembangunan industri hilir terutama di sektor mineral dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya