Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
REPUBLIK Rakyat Tiongkok (RRT) masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar Sumatera Utara (Sumut) dengan nilai ekspor sebesar 1,060 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada 2018.
"Meski ada penurunan ekspor sebesar 7,24%dari 2017 yang sudah 1,143 miliar dolar AS, tetapi ekspor ke RRT itu tetap terbesar," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Syech Suhaimi di Medan, Selasa (19/2).
Menurut dia, ekspor ke RRT bisa jadi terbesar karena banyak permintaan dari negara itu untuk golongan barang lemak dan minyak hewan/nabati yang di dalamnya ada crude palm oil (CPO), serta karet dan barang dari karet, kopi, teh dan rempah - rempah dan termasuk ikan dan udang.
Setelah RRT, negara tujuan ekspor terbesar Sumut adalah ke AS yang pada 2018 senilai 1,058 miliar dolar AS. Kemudian ke India senilai 612,707 juta dolar AS dan Jepang 516,086 juta dolar AS serta Malaysia 270,134 juta dolar AS.
"Pada umumnya, ekspor terbesar Sumut ke negara itu juga berupa golongan lemak dan minyak hewan/nabati, karet dan barang dari karet," ujar Syech Suhaimi.
Baca juga: Insentif Ekspor Mesti Diperluas
Pengamat ekonomi Sumut, Wahyu Ario Pratomo menyebutkan, ekspor ke RRT itu harus ditingkatkan lagi. Alasan dia, selain ekspor tren menurun, pada 018 sudah terjadi defisit perdagangan antara Sumut dan RRT.
Data, kata Wahyu yang dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) itu, menunjukkan pada 2018 nilai impor Sumut dari RRT sudah sebesar 1,719 miliar dolar AS atau defisit 658,440 juta dolar AS dari ekspor yang 1,060 miliar dolar AS.
"Yang mengkhawatirkan impor Sumut dari RRT itu termasuk bahan pangan dan pupuk," katanya. (OL-7)
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE), Eliza Mardian menyatakan bahwa niat pemerintah untuk menyetop impor bawang putih dalam 5 tahun mendatang kurang realistis.
LEDAKAN hebat di sebuah pabrik bioteknologi di Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara, menewaskan delapan orang dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved