Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo dinilai punya ide pembangunan yang tidak biaa (out of the box). Itu terlihat dari gencarnya pembangunan infrastruktur di masa kepemimpinan Jokowi sejak 2014.
Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi IV DPR RI Inas N Zubir yang juga anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin saat menjadi moderator diskusi Rabu Satu bertema Energi, Pangan, dan Infrastruktur di Posko Pemenangan Jokowi-Amin, Jakarta, Rabu (13/2).
“Pak Jokowi punya ide pembangunan yang out of the box. Membangun infrastruktur bukan hanya saat dibutuhkan. Namun infrastruktur dibangun untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Artinya infrastruktur harus hadir di seluruh pelosok Indonesia,” kata Inas.
Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Darmawan Prasodjo yang jadi pembicara dalam diskusi tersebut mengatakan, pembangunan infrastruktur tidak bisa digambarkan hanya dalam pola untung-rugi.
Namun, harus dilihat pula kehadiran infrastruktur itu akan menciptakan keadilan sosial dan memberikan manfaat signifikan bagi warga Indonesia dalam jangka waktu panjang.
Baca juga : Konektivitas Masih Jadi Prioritas
Ia pun mencontohkan saat Lee Kuan Yew membangun Singapura dengan menggencarkan infrastruktur, saat itu Perdana Menteri pertama Singapura tersebut banyak ditertawakan karena penduduknya mayoritas menggunakan sepeda.
Cerita serupa juga terjadi di Tiongkok yang saat ini punya jaringan jalan tol cukup panjang.
"Tapi kini Singapura punya infrastruktur yang diakui sangat bermanfaat bagi warganya dan berkualitas bagus karena pemimpinnya forward looking, berpikiran maju, ada visi ke depan. Di sini pentingnya memiliki pemimpin yang mengajak negara hadir untuk menentukan arah bangsa ini," katanya.
Ketua Umum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih menuturkan berbagai program pemerintahan Jokowi terkait aspek pangan berhasil memastikan kestabilan harga pangan dalam 4 tahun ke belakang.
Tidak hanya itu, kebijakan-kebijakan tadi juga berdampak langsung bagi petani di desa. Hadirnya program Dana Desa pun sangat mengoptimalkan potensi agrowisata di desa-desa.
“Infrastruktur itu luas bukan hanya tol, tetapi juga bendungan, waduk, irigasi, pemukiman, jembatan, pasar dan masih banyak lagi. itu adalah bagian infrastruktur.”pungkasnya. (OL-8)
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia terus menjadi perbincangan publik hingga di awal 2026.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Peneliti ungkap Suku Asli Amerika telah menyebarkan kentang liar melintasi wilayah Four Corners sejak 10.000 tahun silam, jauh sebelum era pertanian dimulai.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Presiden RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rakernas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved