Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CEO Apple Inc, Tim Cook, mengungkapkan alasan perusahaan merilis ponsel baru setiap tahun, apakah orang benar-benar perlu mendapatkan model baru setiap saat, dan seperti apa tampilan perangkat tersebut dalam 20 tahun ke depan.
Berbicara dari pusat data Apple di Denmark, dia mengemukakan bahwa penemuan kembali secara terus-menerus adalah 'hal yang hebat', dan menjelaskan bagaimana mereka dapat menjaga perusahaan lebih berkelanjutan meskipun ada kemungkinan penggantian ponsel baru secara teratur.
Apple telah merilis delapan model ponsel baru dalam lima tahun terakhir – XS dan XS Max (September 2018), XR (2018), 11 seri (2019), SE 2 (2020), 12 seri (2020), 13 seri (2021 ), SE 3 (2022), 14 seri (2022) dan 15 seri (September 2023).
Dilansir Daily Mail, Minggu (15/10), Cook mengatakan kepada Brut, “Saya pikir memiliki iPhone setiap tahun bagi orang-orang yang menginginkannya adalah hal yang luar biasa. Dan yang kami lakukan adalah mengizinkan orang untuk memperdagangkan ponsel mereka, lalu kami menjual kembali ponsel tersebut jika masih berfungsi, dan jika tidak berfungsi, kami punya cara untuk membongkarnya dan mengambil bahan untuk membuat iPhone baru dari situ.”
Cook juga memberikan petunjuk seperti apa iPhone dalam waktu 20 hingga 30 tahun ke depan, dengan mengatakan, ”Saya pikir itu akan karbon netral Dan tentu saja ini akan jauh lebih maju dibandingkan saat ini, tetapi saya tidak ingin memberi Anda semua rahasia kami terkait hal itu.”
Lebih lanjut, ia menyoroti pendekatan Apple saat ini terhadap isu-isu ramah lingkungan. Cook menginginkan agar Apple dapat menjadi panutan yang ditiru para kompetitornya. “Sebuah riak di kolam,” kata dia.
Dia menyebutkan inisiatif seperti penggunaan bahan-bahan yang dapat didaur ulang dan komitmennya untuk menjadi netral karbon pada tahun 2030 sebagai upaya yang dia harap akan diikuti.
Walakin, Apple tetap menghadapi tuduhan 'greenwashing'. Greenwashing mengacu pada perusahaan yang menampilkan diri mereka sebagai perusahaan ramah lingkungan untuk menipu calon pelanggan.
Namun, Cook bersikeras bahwa greenwashing adalah hal yang 'tercela' dan bahwa perusahaannya membuka diri untuk dinilai.
Ia mencontohkan, Apple menggunakan 30% persen bahan daur ulang pada jam tangan barunya, telah mengurangi penggunaan kemasan dan plastik, serta telah beralih dari transportasi udara ke laut untuk barang-barangnya. (Daily Mail/M-2)
Bagi Anda pengguna setia produk Apple, terutama seri iPhone yang dirilis lima hingga enam tahun lalu, ada kabar penting yang perlu diperhatikan di awal tahun 2026 ini.
iPhone terasa lemot dan tidak responsif. Simak 10 cara mengatasi iPhone yang mulai lemot secara efektif, aman, dan terbukti meningkatkan performa.
Eksperimen inovasi yang terus dilakukan Xiaomi tampaknya mulai menunjukkan hasil positif.
AirPods yang sudah terhubung ke iPhone juga akan otomatis tersinkron dengan perangkat Apple lain yang menggunakan Apple ID yang sama.
Nokia pernah menjadi raja ponsel dunia. Pada awal 2000-an, perusahaan ini begitu mendominasi hingga sulit membayangkan ada merek lain yang bisa menggesernya
Berkat Quick Share yang kompatibel dengan AirDrop, proses berbagi file lintas platform menjadi jauh lebih mudah dan cepat.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved