Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Setelah dirahasiakan selama satu dekade, film yang sangat ditunggu-tunggu dari animator pemenang Oscar asal Jepang Hayao Miyazaki, akhirnya dirilis Jumat (14/7). Itu merupakan film pertamanya dalam satu dekade dan mungkin yang terakhir.
Miyazaki yang berusia 82 tahun, salah satu pendiri rumah anime terkenal Ghibli, ‘bangkit’ dari masa pensiunnya untuk membuat "How Do You Live?".
Sudah bertahun-tahun dalam produksi, pihak studio merahasiakan detail tentang plot dan meminimalkan publisitas film tersebut.
Satu-satunya petunjuk tentang alur cerita adalah poster yang menampilkan makhluk mirip burung yang digambar tangan dengan mata terletak di bawah paruhnya.
"Itu adalah film yang sangat khas rumah produksi Ghibli," kata mahasiswi Eisaku Kimura, 21, kepada AFP setelah menonton pemutaran sesi pagi film tersebut di distrik Shibuya.
"Bukannya aku merasakan sesuatu yang istimewa tentang itu hanya karena itu merupakan karya terakhirnya, tapi aku pasti melihat banyak sentuhan (Miyazaki) di film itu, dan itu mengasyikkan."
Film berjudul How Do You Live? Ini terinspirasi oleh buku tahun 1937 dengan judul yang sama, tetapi pihak studio mengatakan sebelumnya bahwa film tersebut akan sangat berbeda.
Film ini bercerita tentang seorang anak laki-laki yang pindah ke pedesaan bersama ayahnya setelah kematian ibunya.
Di sana, dia bertemu dengan seekor bangau, yang membawanya ke alam semesta alternatif di mana misteri kematian ibunya perlahan terurai.
"Ini campuran gila dari semua film (studio) Ghibli yang pernah saya lihat sebelumnya," kata Valeriia Matveeva, seorang guru bahasa Inggris dari Rusia, 30 tahun, kepada AFP.
"Saya pikir itu kadang-kadang agak menakutkan tetapi juga ajaib. Karena tidak ada promosi, saya tidak tahu harus berpikir apa tentang itu, tetapi itu bagus."
Miyazaki telah membangun pengikut sekte dengan penggambaran alam dan mesin yang fantastis, dan karakter yang dicintai seperti makhluk roh hutan yang suka diemong Totoro.
Filmnya "Spirited Away", tentang seorang gadis yang tersesat di dunia misterius dan mencoba menyelamatkan orang tuanya, yang berubah menjadi babi, memenangkan Oscar untuk fitur animasi terbaik pada tahun 2003.
Pada 2013, Miyazaki mengatakan dia tidak akan lagi membuat film panjang lagi, karena dia tidak dapat mempertahankan intensitas pendekatan perfeksionisnya untuk bekerja.
Namun, sekitar empat tahun kemudian, rumah produksinya mengatakan dia keluar dari masa pensiunnya untuk membuat apa yang akan menjadi film terakhirnya, mengingat usianya yang sudah sepuh. (AFP/M-3)
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Angka kelahiran Jepang 2025 jatuh ke rekor terendah 705.809 bayi. Pemerintah fokus naikkan pendapatan generasi muda untuk atasi krisis demografi yang kian akut.
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Seorang donatur misterius menyerahkan 21 kg emas batangan senilai Rp60 miliar ke Pemerintah Kota Osaka, Jepang, untuk perbaikan pipa air tua.
Korban merupakan bagian dari rombongan berjumlah 24 orang yang dijadwalkan melakukan kunjungan kerja.
Program ini dirancang untuk memperluas akses lapangan kerja bagi masyarakat Sumut, baik di dalam maupun luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved