Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Setelah sukses sebagai pengusaha trading digital, Christin Liviani kini berupaya mengembangkan usaha skincare atau perawatan kulit. Hal ini didasari karena kesadaran akan pentingnya perawatan dan kesehatan kulit di Indonesia, semakin meningkat. Ini pula yang menbuat usaha dan bisnis skincare di Tanah Air tumbuh subur.
Ia berharap usaha barunya ini bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi banyak orang. Langkah ini ia tempuh secara matang agar hasilnya sebaik bisnis sebelumnya. Melihat prospek dunia kecantikan yang terus mengalami peningkatan dengan bermodalkan analisis pasar, Christin bertekad mengambil peran di sektor ini dengan brand dari dirinya sendiri.
Selama ini Christin dikenal sebagai pebisnis dan pengusaha muda. Di media sosial, ia kerap disorot netizen karena penampilannya yang senantiasa cantik dan anggun. Perempuan asal Medan ini menyadari jika banyak netizen yang terinspirasi kecantikannya. Karena itu, ia membagikan rahasia selalu tampil cantik dan tetap segar setiap saat lewat produk skincare-nya.
Selain itu, ia juga mengarahkan sektor usahanya pada basic kesehatan. Meskipun tidak sedetail bisnis kesehatan lain, ia berinovasi membentuk apotek kecil-kecilan. “Tujuannya untuk memudahkan warga mendapatkan pelayanan obat dengan lebih cepat.” kata perempuan yang telah menjadi selebgram ini.
Tidak berbeda jauh dari setiap prinsip pengusaha muda pada umumnya, Christin juga membangun perusahaan dengan visi misi ingin menciptakan lapangan pekerjaan untuk banyak orang. Ia bertekad mempermudah setiap orang dalam menemukan pekerjaan, sehingga terbentuklah berbagai macam bisnis dengan brand Liviani. “Jangan pernah takut untuk mencoba terjun ke dunia bisnis,” pesannya bagi generasi muda. (RO/M-3)
Brightlogy diperkenalkan sebagai face cream dengan kandungan 1% hexylresorcinol yang diklaim setara dengan 4% hydroquinone, bahan pencerah yang penggunaannya diatur secara ketat.
Gangguan pada skin barrier dapat meningkatkan transepidermal water loss (TEWL) serta memicu respons neuro-inflamasi, yang membuat kulit semakin reaktif terhadap berbagai stimulus.
Pasien saat ini semakin selektif dan menginginkan hasil yang terlihat alami, bukan berlebihan, sekaligus tetap aman untuk penggunaan berulang.
Dengan pendekatan berbasis customer-centric dan solution-first, Miracle mengidentifikasi tiga isu pokok hiperpigmentasi berdasarkan skin issues atau cases.
Seluruh produk inovasi ERHA Skincare mengedepankan clinically created, dermatologist trusted
Air beras untuk wajah, cuci muka pakai air beras, manfaat air beras, skincare alami, kulit glowing, rice water skincare, perawatan wajah tradisional
Brightlogy diperkenalkan sebagai face cream dengan kandungan 1% hexylresorcinol yang diklaim setara dengan 4% hydroquinone, bahan pencerah yang penggunaannya diatur secara ketat.
PERAWATAN wajah kini bergeser dari obsesi memutihkan kulit menjadi upaya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Dengan mengutamakan keseimbangan bahan aktif yang purposeful, produk Sungboon Editor dirancang untuk menjaga vitalitas kulit.
Kini, fokus perawatan tidak hanya pada mengurangi tanda penuaan, tetapi juga memperkuat kondisi kulit dari dalam agar tetap sehat, kenyal, dan bercahaya.
Dalam presentasinya, dr. Olivia membawakan materi berjudul 'Breaking Barriers, Building Brands: A Woman’s Path to Business Leadership'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved