Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI studi soal melamun terus dilakukan peneliti dunia. Mengapa hal itu dilakukan, karena nyatanya banyak orang menghabiskan hingga 30% waktu hariannya dengan melamun.
Bukan hanya menghabiskan waktu, dampak melamun memang bisa merugikan, khususnya jika lamunan Anda termasuk lamunan maladaptif. Dilansir dari situs cnn.com, Selasa (9/1) perkirakan 2,5% dari orang dewasa mengalami jenis lamunan berlebihan yang didefinisikan sebagai gangguan lamunan maladaptif. Pelamun maladaptif secara kompulsif terlibat dalam fantasi yang hidup dan alur lamunan secara berlebihan sehingga mengganggu kemampuan mereka untuk berfungsi dalam kehidupan sehari-hari.
Apa itu lamunan maladaptif?
Lamunan maladaptif berbeda dari lamunan biasa dalam beberapa hal. Tidak seperti lamunan biasa yang bisa berlalu dengan cepat, lamunan maladaptif dapat menghabiskan beberapa jam sekaligus dalam satu lamunan.
Menurut sebuah penelitian, pelamun maladaptif menghabiskan rata-rata setidaknya setengah jam tenggelam dalam dunia fantasi yang sengaja dibangun. Dunia ciptaan ini seringkali fantastik dengan plot yang kompleks dan alur cerita yang rumit yang berkembang selama bertahun-tahun.
Diingapi gangguan lamunan maladaptif, orang bisa meresa sangat jengkel jika kebiasaannya itu tidak bisa dilakukan. Sebagian besar pengidap gangguan itu juga merasa sulit untuk menghentikan atau bahkan mengurangi jumlah waktu yang mereka habiskan untuk melamun.
Hal yang membuat melamun menjadi maladaptif adalah ketika menjadi sulit untuk dikendalikan, ketika waktu untuk melamun lebih diutamakan daripada kehidupan nyata, dan ketika dorongan untuk melamun mengganggu tujuan hidup dan hubungan yang penting.
Mengapa itu terjadi?
Peneliti menduga bahwa orang yang berjuang dengan lamunan maladaptif mungkin memiliki kemampuan bawaan untuk fantasi imajinatif. Banyak yang menemukan gangguan ini muncul sejak dini di masa kanak-kanak sebagai cara mengatur kesulitan. Dengan menciptakan dunia batin yang nyaman, mereka dapat melarikan diri dari kenyataan.
Dalam banyak hal, melamun menjadi perilaku adiktif yang menyulut masalah yang sebenarnya ingin diatasi. Lamunan maladaptif juga cenderung terjadi bersamaan dengan gangguan lain, yang paling umum adalah gangguan hiperaktif defisit perhatian, kecemasan, depresi dan gangguan obsesif-kompulsif atau OCD.
Satu studi menemukan bahwa lebih dari separuh peserta dengan lamunan maladaptif juga menunjukkan tanda-tanda OCD. Ini mungkin menunjukkan kemungkinan mekanisme bersama antara kedua gangguan tersebut, termasuk pikiran yang mengganggu, disosiasi, dan kurangnya kontrol kognitif. (M-1)
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Fisioterapi tidak hanya berfungsi sebagai terapi kuratif pascacedera, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menjaga kapasitas fungsional tubuh dalam aktivitas sehari-hari.
Studi terbaru mengungkap jalan kaki lebih dari 10 menit dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini, terutama bagi orang dengan gaya hidup sedentari.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Studi Harvard mengungkap konsumsi makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko kanker usus pada wanita hingga 45%, terutama usia di bawah 50 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved