Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Gerhana matahari sebagian akan terjadi Selasa (25/10). Fenomena ini akan terlihat di belahan bumi utara..Gerhana akan dimulai pada 0858 GMT (sekitar pukul 16.00 WIB) di Islandia dan berakhir di lepas pantai India pada 1302 GMT (21.00 WIB), Menurut lembaga IMCCE dari Observatorium Paris, Prancis, gerhana itu juga akan.melintasi Eropa, Afrika Utara, dan Timur Tengah.
Gerhana matahari terjadi ketika Bulan melewati antara Matahari dan Bumi,sehingga bayangannya menutupi planet kita. Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan benar-benar menghalangi piringan Matahari, untuk sesaat membuat sebagian Bumi menjadi gelap gulita. Namun gerhana hari yang akan terjadi Selasa hanya sebagian. "Dan bayangan Bulan tidak akan menyentuh permukaan Bumi pada titik mana pun," kata Observatorium Paris, dalam sebuah pernyataan.
"Bulan akan menutupi maksimum 82% Matahari di atas Kazakhstan, tetapi itu tidak akan cukup menggelapkan siang hari, "kata astronom Observatorium Paris Florent Deleflie. "Untuk mulai merasakan kegelapan di langit, untuk merasakan semacam cahaya dingin, Matahari harus setidaknya 95% dikaburkan," kata Deleflie kepada AFP.
Mereka yang berharap untuk menyaksikan gerhana tidak boleh melihat Matahari secara langsung, bahkan melalui awan, untuk menghindari kerusakan mata, menurut para ahli. Kacamata pelindung harus dipakai sebagai gantinya. "Kita akan melihat bahwa sepotong kecil Matahari hilang. Itu tidak akan spektakuler, tetapi selalu menjadi peristiwa bagi para astronom amatir -- dan itu dapat menghasilkan foto-foto yang indah," kata Deleflie.
Peristiwa Ini akan menjadi gerhana matahari parsial ke-16 abad ini, dan yang kedua tahun ini. Menurut NASA gerhana matahari total berikutnya akan melintasi Amerika Utara pada 8 April 2024. (AFP/M-3)
Teleskop Hubble temukan WD 0525+526, katai putih ultramasif hasil penggabungan bintang. Studi di Nature Astronomy ungkap misteri karbon dan suhu ekstremnya.
Teleskop James Webb temukan jejak lubang hitam pelarian yang melesat 3.000 km/detik. Simak bagaimana fenomena kosmos ini mengubah pemahaman kita tentang galaksi.
Ilmuwan mengungkap asal-usul Titan Saturnus dari tabrakan bulan purba. Simak kaitan pembentukan Titan dengan usia cincin Saturnus dan misi Dragonfly 2026.
Komet C/2026 A1 (MAPS), anggota Kreutz sungrazer yang langka, diprediksi dapat bersinar terang di langit Bumi pada April 2026, seterang Venus, jika bertahan dari panas Matahari.
Teleskop SPHEREx milik NASA mendeteksi molekul organik seperti air dan karbon dioksida pada komet antarbintang 3I/ATLAS, membuka peluang riset asal-usul kehidupan.
Terinspirasi Lord of the Rings, ilmuwan temukan sistem lubang hitam ganda Gondor dan Rohan lewat teknik gelombang gravitasi terbaru.
Ilmuwan mengungkap asal-usul Titan Saturnus dari tabrakan bulan purba. Simak kaitan pembentukan Titan dengan usia cincin Saturnus dan misi Dragonfly 2026.
Wilayah aktif AR 14098 memicu enam flare Matahari kelas X dalam kurang dari 96 jam pada awal Februari 2026. NASA memantau dampaknya terhadap cuaca antariksa dan satelit.
Studi terbaru mengungkap posisi otak astronot bergeser ke atas dan ke belakang setelah misi luar angkasa.
Berdasarkan laporan yang dilansir dari mixvale.com, instrumen SPHEREx merekam data dalam 102 panjang gelombang inframerah.
Teleskop SPHEREx milik NASA mendeteksi molekul organik seperti air dan karbon dioksida pada komet antarbintang 3I/ATLAS, membuka peluang riset asal-usul kehidupan.
NASA merilis citra terbaru Hubble yang mengungkap Nebula Telur, fase langka sebelum nebula planet terbentuk. Fenomena kosmik ini terjadi 1.000 tahun cahaya dari Bumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved