Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Seringkali saat memasak ikan, udang, dan makanan lainnya, minyak akan meletup dan berceceran. Cara yang paling efektif untuk mencegah sesuatu adalah dengan mengetahui apa penyebabnya sehingga Anda dapat menghilangkan faktor-faktor apa saja yang dapat memicu terjadinya hal tersebut.
Jadi, apa yang menyebabkan minyak meletup dan memercik? Minyak muncul ketika uap air dalam minyak goreng menguap dengan cepat menjadi uap saat panas. Air yang cepat menguap mendorong keluar lemak di sekitarnya dari penggorengan Anda ke tempat lain, menyebabkan percikan minyak. Bahkan sedikit air dalam makanan dan minyak goreng dapat menyebabkan minyak meletup dan memercik.
Penguapan air yang cepat mirip dengan ledakan kecil dan terjadi ratusan kali hanya dalam hitungan detik. Karena makanan Anda, termasuk sayuran dan daging, mengandung sedikit air, minyak bisa memercik saat Anda memasukkannya ke dalam wajan dengan minyak panas.
Jadi, secara realistis, Anda tidak dapat sepenuhnya dapat mencegah minyak memercik, terutama jika menyangkut makanan yang mengandung air seperti bawang putih dan bawang merah.
Namun demikian, ada beberapa metode efektif yang dapat Anda coba untuk mencegahnya. Berikut beberapa cara mencegah minya meletup dan memercik saat menggoreng, seperti dilansir dari situs Kitchenicious, situs makanan dan dapur sehat.
1. Kurangi kelembapan dalam makanan
Faktanya, mengeringkan makanan Anda dengan benar sebelum memasukkannya ke dalam wajan panas memberikan solusi paling efektif untuk mengurangi percikan minyak.
Inilah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi kelembapan dalam makanan dan wajan.
- Keringkan bahan-bahan masakan secara menyeluruh sebanyak mungkin dengan menepuk atau mengeringkannya dengan kertas dapur atau handuk bersih.
- Saat mengambil daging yang diasinkan, biarkan daging meneteskan cairan berlebih, atau tekan ke sisi mangkuk sebelum melapisinya.
- Pastikan wajan kering sebelum menambahkan minyak.
- Anda tidak boleh memasukkan makanan beku atau sebagian beku, termasuk sayuran beku, ke dalam minyak panas tanpa menunggunya sebentar.
Kentang goreng, misalnya, mengandung banyak air di permukaannya. Itu sebabnya restoran biasanya membiarkannya sekitar 10 hingga 20 menit sebelum menggorengnya.
Membiarkan makanan beku atau sangat dingin untuk beberapa waktu memungkinkan es di permukaan makanan mencair dan menguap sambil menaikkan suhunya.
2. Gunakan garam dan tepung
Tepung dan garam membantu menyerap kelembapan dari makanan. Anda bisa menaburkan sedikit garam atau tepung ke dalam minyak panas saat mulai menggelembung. Namun, jangan menambahkan terlalu banyak.
3. Kontrol panas minyak.
Saat Anda ingin menggoreng apa pun di atas kompor, cobalah untuk memanaskan wajan dan minyak secara bertahap. Metode ini memberikan waktu agar uap air yang terperangkap di dalam lemak menguap dengan lembut alih-alih meletus dengan kuat.
4. Gunakan potongan daging yang tipis
Saat menggoreng, cobalah untuk mengurangi ketebalan makanan. Goreng irisan tipis makanan atau potongan daging yang dikompres. (M-4)
Menurut bu Pri, keunikan dari gudeg mercon dibandingkan dengan beberapa jenis gudeg lainnya terletak pada oseng merconnya.
Berbeda dengan Dubai Chocolate berupa cokelat batangan berisi krim pistachio dan tahini, Dubai Chewy Cookie tampil seperti marshmallow cokelat dengan bagian luar yang lembut.
Momen berbuka puasa semakin spesial dengan penawaran harga Rp198,000 nett/pax dengan promo spesial Pay 4 Get 5 spesial pada periode 18-24 Februari 2026.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Penghargaan Dua Bintang selanjutnya diberikan kepada Hakuryu (Jakarta), Kiwami (Jakarta), dan II YAWARA (Jakarta).
Para tamu diundang untuk menikmati Iftar Buffet Dinneristimewa dengan menu tematik Indonesia seperti Lamb Ouzi, Ta’jil Island, serta ragam hidangan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved