Minggu 11 September 2022, 07:50 WIB

Serunya Menjadi Inspektur Cilik di SMP Musasi!

Farah Az Zahra Asmara. SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo | Weekend
 

(Karya ini adalah peringkat 5 hasil pelatihan Reporter Cilik Media Indonesia bekerjasama dengan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah yang berlangsung 10 - 11 Agustus 2022 dan diikuti 79 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.)

 

SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo (Musasi) sejak Juli lalu berpartisipasi dalam lomba Kantin Sehat yang di selenggarakan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Bersama Puskesmas Sekardangan, SMP Musasi menciptakan inovasi baru untuk mendukung kantin yang lebih sehat, islami dan berprestasi. Salah satu inovasi mereka yang menarik adalah dibentuknya Inspektur Cilik yang terdiri dari sepasang siswa-siswi SMP Musasi.

 

Ratna Dewi Lailatul Almufida AMd.KL, selaku sanitarian Puskesmas Sekardangan berperan menjadi pembina serta pengawas kantin SMP Musasi. Ia menceritakan, terbentuknya Inspektur Cilik ini merupakan inovasi sekolah untuk membentuk sepasang siswa dan siswi yang mengenal baik lingkungan sekolah, sebagai perpanjangan tangan dari Puskesmas Sekardangan untuk melakukan pengawasan dan inspeksi terhadap kantin. Tugas mereka setiap 3 bulan sekali adalah melakukan inspeksi dan mengisi formulir terkait masing-masing kantin, dan menyerahkannya kepada Puskesmas Sekardangan. Mereka juga membantu memastikan kantin SMP Musasi tetap sehat.

 

"Sebelum memilih SMP Musasi saya sudah mencari tahu sedikit tentang sekolah ini lewat social media. Siswa-siswinya luar biasa sangat aktif. Saya masih takjub karena meski mereka sibuk, mereka tetap bisa mengimbangi kegiatan-kegiatan itu. Dua Inspektur Cilik kami juga cepat sekali menangkap apa yang saya sampaikan. Itu sangat membantu proses kita mengikuti lomba ini," ujar Ratna terkesan, Selasa (9/8).

 

Fahmi Abidira Susilo, salah satu siswa SMP Musasi kelas 9D yang menjadi Inspektur Cilik SMP Musasi, mengatakan pengalaman ini sangat menyenangkan baginya. "Kami dibekali ilmu banyak sekali dari Inspektur Cilik ini. Mulai dari hal seputar aspek Higienis Sanitasi Makanan, bagaimana cara mengolah pangan yang baik, apa saja yang harus kami perhatikan untuk menjaga kantin, apa yang harus kita lakukan jika bertemu dengan makanan yang disinyalir berbahaya," ujarnya.

 

Sebagai Inspektur Cilik ia dikenalkan oleh istilah kode PIRT dan BPOM yang menjadi syarat beredarnya makanan. “Kami harus super teliti mengamati bagaimana kondisi masing-masing kantin, apakah makanan nya baik atau buruk, apakah jajanan yang dijual memiliki izin edar. Itu pengalaman yang sangat menantang dan menarik",” tambahnya.

 

Ketika menemukan ada hal yang tidak sesuai aturan maka Inspektur Cilik melaporkannya kepada pembinanya untuk ditindaklanjuti. 

 

Sebagai Inspektur Cilik, mereka pernah menemukan satu bahan pangan yang tidak memiliki kode PIRT. Setelah melaporkan temuan itu mereka diajak untuk melakukan uji makanan terhadap bahan pangan itu. Hingga saat ini mereka sudah 2 kali melakukan uji coba, yakni uji coba bahan pangan yang mengandung boraks dan uji coba microbakteriologi.

 

Ia juga mengatakan, sejak menjadi Inspektur Cilik, tidak hanya di sekolah, ketika di luar sekolah pun, ia jadi lebih waspada dan berhati-hati. Hal itu menjadi fenomena yang lucu ujarnya, "Sering tiba-tiba tanpa alasan, ngecek, ada tidak kode izin edarnya". Ia berharap Inspektur Cilik tetap dilanjutkan meski lomba Kantin Sehat sudah selesai dan ia sudah lulus. (M-1)

 

SUARA ANAK

Mazaya Putri (kelas 9 I) : "Inspekturnya ngga pelit ilmu, kita jadi tahu banyak wawasan baru seputar pangan. Sekarang jadi lebihlebih hati-hati sama makanan, mau dikantin atau diluar. Berkat mereka juga"

Baca Juga

Dok. Tasya Julia

Menempa Percaya Diri di Wadah IPM

👤Tasya Julia - PPM Al Kautsar Muhammadiyah Harau, Sumatra Barat 🕔Minggu 25 September 2022, 14:16 WIB
IPM hampir menyerupai OSIS di sekolah non-Muhammadiyah. Bedanya, IPM memiliki jenjang mulai dari tingkat ranting, tingkat daerah, cabang,...
MI/Tiyok

Jon Bodo: Koruptor

👤M. Tyok 🕔Minggu 25 September 2022, 05:55 WIB
RAKUS, pencuri, licik, kotor,...
Butet K

Bung Sentil: Turun Gunung

👤Butet K 🕔Minggu 25 September 2022, 05:35 WIB
YANG hidupnya di puncak gunung tuh biasanya jagoan membaca tanda-tanda...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya