Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejauh Mata Memandang (SMM), salah satu merek fesyen lokal ternama, ikut ambil bagian dalam Artjog 2022 dengan menghadirkan seni instalasi bertajuk Kisah Punah Kita yang dibuka untuk umum mulai 8 Juli sampai 4 September 2022, bertempat di Jogja Nasional Museum (JNM), Yogyakarta.
Ini adalah pameran ke-14 yang telah diselenggarakan oleh Sejauh Mata Memandang dan ini kali pertama ikut serta dalam Artjog, pameran seni rupa kontemporer terbesar di Indonesia yang sudah berlangsung sejak tahun 2008.
Memanfaatkan area utama Artjog 2022, Kisah Punah Kita adalah instalasi seni sebagai pengingat betapa dekatnya manusia dengan kepunahan. Namun hal tersebut sebenarnya masih bisa dicegah dengan melakukan hal-hal nyata. Seni adalah medium yang berbicara lewat rasa, menghibur dan lebih mudah diterima dan dipahami, sehingga instalasi seni Kisah Punah Kita juga dibuat dengan pendekatan sederhana dan memanfaatkan berbagai bahan sehari-hari sebagai medium untuk menyampaikan pesan.
Pengunjung diajak berinteraksi dan berkaca, serta akhirnya sadar manusia juga spesies yang akan punah akibat ulah sendiri. Diharapkan dari kesadaran ini, akan timbul kepedulian dan pada akhirnya menjadi tindakan nyata.
“Sejauh Mata Memandang sangat senang dapat berpartisipasi dan menjadi bagian dari Artjog 2022 lewat pameran instalasi Kisah Punah Kita, Sejauh ingin mengajak masyarakat agar semakin sadar akan adanya krisis iklim dan menjadi bagian dari solusi. Dengan semakin banyak masyarakat yang sadar, maka diharapkan banyak tindakan nyata dilakukan dan kepunahan bisa diperlambat,” kata pendiri dan direktur kreatif Sejauh Mata Memandang Chitra Subyakto dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Jumat (8/7).
Artjog kali ini mengusung tema Expanding Awareness, mengangkat arti kesadaran yang tidak hanya terbatas pada kesadaran kritis manusia tentang berbagai permasalahan yang tengah terjadi. Juga ajakan bagi pengunjung untuk membuka mata, pameran seni itu sendiri merupakan ruang pertukaran pengetahuan yang dilakukan dengan penuh kesadaran.
"Melalui kesadaran ini, ada optimisme yang ikut digaungkan, kontribusi kecil individu untuk kebaikan sesama makhluk hidup akan memberikan dampak yang baik pada masa yang akan datang. Hal ini selaras dengan pilar utama Sejauh Mata Memandang yang terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan semakin gentingnya permasalahan lingkungan hidup yang perlu ditindaklanjuti bersama, baik dari perubahan perilaku maupun tindakan nyata."
Sebagai kegiatan sambungan dari Artjog tersebut, mreka juga menghadirkan Sejauh Rumah Kita, tempat konsumen bisa mendapatkan produk-produk, dan juga belajar serta berinteraksi dengan berbagai komunitas melalui berbagai acara yang rutin diadakan secara terjadwal. Sejauh Rumah Kita berlokasi di Rumah Simbah Studio, sebuah bangunan yang kental nuansa Jawa dan didirikan pada tahun 1950an yang beralamat di NG I / 1301 Jl Kp. Ngadiwinatan, Ngampilan, Yogyakarta 55261.
Sejauh Rumah Kita dibuka setiap hari pukul 10.00 sampai dengan 18.00 WIB dan juga berfungsi sebagai tempat untuk belajar dan terbuka untuk masyarakat yang telah mendaftar sebelumnya. Acara lokakarya rutin dilakukan setiap Sabtu dan dibagi dalam dua sesi, pagi dan sore dengan materi beragam seputar slow living, praktik-praktik sederhana dalam menjaga lingkungan, serta berbagai tips yang akan dibagikan oleh pemateri dari berbagai komunitas di Yogyakarta. (M-4)
Karya yang dipamerkan merupakan hasil pertimbangan kurasi pihak galeri maupun diskusi kurator - tim pameran (pengurus Gorta)
Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kini semakin meluas, termasuk di bidang seni. Seperti apa praktiknya?
Upaya untuk menghidupkan kembali karya seni patung dilakukan pameran seni Art Jakarta Gardens 2024
Memiliki ciri khas motif warna cerah, batik Banyumasan di galeri tersebut membutuhkan proses waktu sekitar dua minggu untuk setiap helai kainnya.
PrizedMoments diadakan karena terinspirasi oleh penjualan revolusioner Beeple NFT pada 2021
Grey Art Gallery yang berada di Jalan Braga ini rutin mengadakan pameran dan penghargaan untuk pelaku seni.
Koleksi limited edition Year of the Horse dari New Era menonjolkan kualitas craftsmanship yang detail dengan nuansa selebrasi yang lebih halus (subtle).
Melalui koleksi eksklusif bertajuk Moroccan Daydream, Tasya membawa standar estetika tingginya ke dalam busana siap pakai untuk menyambut Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
Busana yang dikenakan Adelia tersebut merupakan koleksi Lebaran dari jenama Lina Sukijo bertajuk Gema Rayya.
Arumi memilih atasan berbentuk seperti mantel panjang berwarna merah marun, pilihan warna yang memberikan kesan megah dan berwibawa.
Zaskia dan Shireen Sungkar mengajak audiens untuk merenungkan kembali makna warisan yang tidak hanya berwujud karya fisik, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang diteruskan lintas generasi.
Naomi Osaka mencuri perhatian di Australia Terbuka 2026 dengan jaket ubur-ubur karya Robert Wun. Simak inspirasi di balik gaya ikoniknya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved