Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Banyak orang gemar memakai emoticon atau emoji dalam percakapan tertulis atau e-mail. Anda mungkin termasuk di antaranya. Namun, ada baiknya Anda mulai mengurangi pemakaian emoji, khususnya jika sedang berkomunikasi dengan atasan atau kolega kerja Anda.
Sebuah studi baru menunjukkan bahwa Anda harus mengendalikan emoji jika ingin dianggap lebih serius atau berwibawa. Para peneliti dari Universitas Tel Aviv mengungkapkan, orang-orang yang menyertakan gambar dan emoji dalam email mereka dianggap kurang berwibawa dibandingkan mereka yang menggunakan kata-kata.
"Hari ini kita semua terbiasa berkomunikasi dengan gambar, dan jejaring sosial membuatnya mudah dan menyenangkan," kata para peneliti seperti disitat dari Daily Mail, Senin (14/3).
"Saran kami: berpikir dua kali sebelum mengirim gambar atau emoji kepada orang-orang di organisasi Anda, atau dalam konteks lain di mana Anda ingin dianggap berkuasa."
Dalam studi tersebut, para peneliti mulai memahami apakah penggunaan gambar dalam email memengaruhi persepsi orang di tempat kerja. Tim melakukan serangkaian eksperimen di mana berbagai skenario sehari-hari dipresentasikan kepada ratusan peserta.
Dalam satu percobaan, peserta diminta untuk membayangkan berbelanja di supermarket dan melihat pembeli lain mengenakan kaos Red Sox. Setengah dari peserta diperlihatkan kaos dengan logo verbal RED SOX, sementara separuh lainnya melihat logo bergambar.
Hasilnya menunjukkan bahwa partisipan yang melihat t-shirt dengan tulisan menilai pemakainya lebih 'powerful' daripada mereka yang melihat logo bergambar.
Dalam eksperimen lain, peserta diminta membayangkan menghadiri retret perusahaan fiksi bernama Lotus. Separuh diberitahu bahwa seorang karyawan perempuan telah memilih kaos dengan logo verbal LOTUS, sementara separuh lainnya diberitahu bahwa dia memilih kaos dengan logo perusahaan – gambar minimalis bunga teratai.
Seperti percobaan pertama, peserta mengatakan bahwa perempuan dianggap memiliki kekuatan lebih ketika mereka diberitahu bahwa dia telah memilih t-shirt dengan logo verbal.
Terakhir, dalam percobaan ketiga, peserta bergabung dalam rapat Zoom dengan dua peserta lainnya – satu yang mewakili diri mereka sendiri dengan profil bergambar, dan yang lainnya mewakili diri mereka sendiri dengan profil verbal.
Dr Elinor Amit, rekan penulis studi tersebut, mengatakan, "Mengapa gambar memberi sinyal bahwa pengirim berdaya rendah? Penelitian menunjukkan bahwa pesan visual sering diartikan sebagai sinyal keinginan untuk kedekatan sosial. Penelitian terpisah menyimpulkan bahwa orang yang kurang kuat menginginkan kedekatan sosial lebih dari orang yang kuat.
Akibatnya, pemakaian emoji yang menandakan keinginan Anda akan kedekatan sosial pada dasarnya menandakan Anda kurang kuat."
"Harus dicatat bahwa isyarat seperti itu biasanya tidak relevan dalam hubungan dekat, seperti dalam komunikasi antara anggota keluarga. Namun, di banyak arena kehidupan kita, terutama di tempat kerja atau dalam bisnis, relasi kekuasaan berlaku, dan kita harus menyadari kesan pesan kita terhadap penerimanya." (M-2)
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Jangan keliru! Pahami perbedaan antara emophilia (mudah jatuh cinta) dan love bombing (taktik manipulasi) agar terhindar dari hubungan toksik.
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Ada mekanisme psikologis dan neurologis yang sangat kompleks yang membuat manusia modern begitu terobsesi dengan urusan privasi orang lain, seperti netizen yang terobsesi dengan artis.
PEMAHAMAN mendalam mengenai tahapan perkembangan psikologi anak bukan sekadar wawasan tambahan, melainkan fondasi utama dalam pola asuh modern di tahun 2026.
Anak-anak harus dibekali dengan kemampuan untuk bersikap asertif. Hal ini bertujuan agar anak mampu menjaga batasan dirinya dalam relasi sosial.
Dengan pulihnya akses komunikasi, diharapkan koordinasi distribusi bantuan, pendataan korban, dan pelayanan dapur umum dapat berjalan lebih efektif.
Studi terbaru menemukan pola bunyi mirip vokal dalam klik komunikasi paus sperma di Dominika.
KOMUNIKASI publik pemerintah kini memegang peran sangat vital dalam menjaga legitimasi dan kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi dan disinformasi.
Hasan yang kini merupaka Komisaris PT Pertamina itu memeprtanyakan arah dan tujuan dari gaya komunikasi Purbaya.
Musik, film, dan konten digital kini tidak hanya menjadi ruang ekspresi juga berperan sebagai medium advokasi sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved