Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Setelah selamat dari kekeringan yang melumpuhkan selama bertahun-tahun, para petani di Australia timur kini mesti berjuang menghalau gerombolan tikus yang berkeliaran di ladang dan melahap tanaman hasil jerih payah mereka.
Seorang petani menggunakan sapu untuk mendorong ratusan tikus itu menuju perangkap darurat berupa bak besar berisi air agar hama-hama tersebut tenggelam. Ini adalah upaya sederhana untuk memperlambat wabah yang melanda pertanian di dekat kota pedesaan Dubbo , Australia timur.
Namun, upaya itu nyaris tidak membuahkan hasil. Tikus terus mengunyah biji-bijian dan stok jerami serta apa pun yang dapat dimakan.
Video serangan massal hewan pengerat itu telah dibagikan di seluruh dunia, beserta laporan pasien rumah sakit yang digigit, mesin yang hancur, dan kawanan tikus yang berlari melintasi jalan secara massal.
Wabah ini adalah yang terbaru dalam serangkaian bencana yang menyerang petani di Australia. Kekeringan selama bertahun-tahun diikuti oleh kebakaran hutan yang menghancurkan selama berbulan-bulan sejak akhir 2019, serta hujan yang memicu banjir di beberapa daerah.
"Ayah saya masih hidup; dia berusia 93 tahun, dan ini adalah tiga tahun terburuk yang pernah dia lihat dalam hidupnya, dan saya pikir mungkin wabah tikus terburuk yang pernah dia lihat," kata Col Tink, demikian nama petani yang juga beternak sapi Brahma tersebut.
Ia khawatir wabah ini terus berlanjut selama musim dingin.
Menurut Steve Henry, petugas penelitian di badan sains nasional Australia, CSIRO, wabah hama tikus ini tidak seperti biasanya. "Ketika wabah tikus berakhir, mereka menghilang begitu saja dalam semalam, namun tidak saat ini" kata Henry, yang telah mempelajari hewan hama di Australia selama hampir tiga dekade.
Tikus adalah hama liar di Australia yang tiba bersama imigran Inggris pertama. Hewan pengerat kecil ini hampir beradaptasi dengan sempurna untuk mengeksploitasi ledakan alami dan kegagalan pertanian di iklim Australia.
Bill Bateman, seorang profesor dari Curtin University di Australia Barat, mengatakan wabah tikus raksasa tampaknya terjadi sekali dalam satu dekade, tetapi perubahan iklim dapat membuatnya kian sering dan rutin. (AFP/M-4)
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Di luar sanksi hukum, WALHI Sumut menekankan pentingnya agenda pemulihan ekosistem yang terencana, terukur, dan melibatkan masyarakat terdampak.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved