Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
VOKALIS Seringai, Arian, adalah salah satu musisi yang lahir dari skena musik bawah tanah di GOR Saparua Bandung. Ia pun punya pengalaman tentang tempat yang jadi titik pertemuan antar banyak kelompok musik di Jawa Barat itu.
Dalam konferensi pers virtual mengenai dokumenter bertajuk Gelora Magnumentary: Saparua, Selasa, (30/3) Arian yang menjadi salah satu narasumber di dokumenter itu mengungkapkan kenangan terkenalnya nama Saparua ke musisi luar negeri.
“Ada teman networking internasional yang lagi main di Bandung saat itu. Terus dia maun main ke Saparua. Tapi pas sampai sana, dia kaget setengah mati. Karena katanya panggung musik di Saparua itu udah kayak festival besar di negerinya,” kenang Arian. Saparua sudah menjadi skena musik punk rock sejak pertengahan era 60-an hingga 90-an.
Menurut Arian, kala itu panggung musik Saparua memang bisa dipadati hingga lima ribu-tujuh ribu penonton. Bahkan, dari jumlah itu, juga masih ada yang menunggu di luar.
“Kalau di Jakarta kan mungkin band-band underground mainnya lebih ke kafe. Seperti Harley Davidson Cafe tuh, mereka main di sana. Tapi di Bandung enggak ada. Mainnya ya di Saparua. Kalau di Bandung, kafe itu dulu yang main musik top 40, atau era jazz. Jadi enggak ada venue,” kata Arian. “Saparua akhirnya diokupasi anak-anak musik, yang memang lebih ke non teknikal katakanlah, yang baru belajar main band," tambahnya.
Bagi Arian, salah satu warisan Saparua adalah gerakan independennya. Ada jejaring, banyak band dari berbagai genre. “Paling banyak, mereka pada jadi pemain band. Tapi kemudian mulai mengisi kantong-kantong yang kosong. Seperti EO, media, label, kemudian membesar. Yang gue rasakan, yang terjadi di Bandung sangat solid pada era itu," pungkasnya. (M-1)
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Dalam EP ini, PREP merangkum nuansa jazz dekade 1970-an, musik rock dan soul ala West Coast Amerika Serikat, serta teknik produksi khas era 80-an.
Ajang penghargaan musik internasional terbesar di Jepang, Music Awards Japan (MAJ) 2026, siap digelar untuk tahun kedua pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Lagu Sikilku Iso Muni dibawakan langsung oleh dua aktor utama film Na Willa, yakni Luisa Adreena dan Azamy Syauqi.
Lakuna, band yang aktif sejak 2021, menyuguhkan perpaduan musik pop alternatif dan folk dengan balutan distorsi halus serta melodi yang emosional.
Vionita Sihombing kini tengah menjalani fase pendewasaan karier yang lebih personal, beralih dari sekadar penyanyi teknis menjadi seorang pendongeng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved