Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DALAM upaya untuk menciptakan citra merek perawatan pribadi yang lebih inklusif dan setara, PT Unilever bakal menghilangkan kata "normal" dari produk kecantikan mereka.
Selama ini, kata itu (normal) sering digunakan dalam produk kecantikan untuk mendeskripsikan jenis kulit seperti apa (kulit normal hingga berminyak, misalnya) yang direkomendasikan untuk produk atau merek apa pun.
"Keputusan untuk menghapus kata 'normal' adalah salah satu dari banyak langkah yang kami ambil untuk mengubah cita-cita kecantikan yang sempit, saat kami bekerja untuk membantu mengakhiri diskriminasi dan mengadvokasi visi kecantikan yang lebih inklusif," kata raksasa produk konsumen itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Rabu (10/3).
"Itu terjadi saat penelitian global tentang pengalaman orang-orang tentang industri kecantikan mengungkapkan bahwa menggunakan kata 'normal' untuk mendeskripsikan rambut atau kulit membuat kebanyakan orang merasa dikucilkan."
Perusahaan menambahkan bahwa selain menghapus kata "normal" sebagai bagian dari strategi kecantikan positif, Unilever tidak akan secara digital mengubah bentuk tubuh, ukuran, proporsi, atau warna kulit seseorang dalam iklan mereka, dan akan meningkatkan jumlah iklan menggambarkan orang-orang dari berbagai kelompok yang kurang terwakili.
Sunny Jain, kepala bisnis kecantikan Unilever, mengatakan tujuannya adalah untuk menghilangkan stereotip dan memiliki definisi kecantikan yang jauh lebih inklusif.
"Kami tahu bahwa menghapus kata 'normal' dari produk dan kemasan kami tidak bisa menjadi satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah, tetapi ini merupakan langkah maju yang penting," tambah Jain. (AFP/M-4)
Komnas Perempuan ungkap 12 kelompok perempuan rentan alami diskriminasi 2020–2024, dari korban KDRT hingga buruh migran, desak pemerintah bertindak.
Dorong terciptanya lingkungan kerja yang aman dan bebas dari diskriminasi terhadap para pekerja, termasuk perempuan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja perekonomian nasional.
PERNYATAAN cawagub Jakarta nomor urut 1 Suswono, agar janda kaya menikahi pengangguran dianggap sebagai seksisme oleh Komnas Perempuan.
Memperkuat kesetaraan gender bukan berarti diskriminasi terhadap salah satunya.
Akses pelayanan kesehatan bagi perempuan juga masih menjadi pekerjaan rumah karena belum memenuhi perspektif gender sesuai konvensi CEDAW.
Untuk pemilihan umum, seleksi kandidat dilakukan oleh sekelompok kecil yang kebanyakan laki-laki.
Komitmen konstitusi soal kuota perempuan belum dijalankan dengan konsisten, terutama setelah aturan afirmasi di parlemen sempat dihapuskan.
Perempuan korban kekerasan tertinggi ada pada kelompok remaja atau berusia 0-17 tahun sebesar 46.38% atau sebanyak 16.480 korban.
Tim sepak bola perempuan usia 12–15 tahun di berbagai sekolah akan dibentuk untuk menciptakan ruang aman dan suportif bagi anak perempuan untuk berlatih dan mengikuti kompetisi sepak bola.
KESETARAAN gender menjadi kunci penting dalam perusahaan sebagai upaya menerapkan prinsip environmental, social, governance (ESG), khususnya pada pilar sosial.
PENELITI Gender dari Pusat Riset Politik BRIN Kurniawati Hastuti Dewi mengatakan, tindakan khusus sementara diperlukan untuk memperkuat keterwakilan perempuan di politik.
Bukan perempuan tidak bisa berdaya, melainkan memang kesempatan untuk berdaya sangat kurang karena stigma dan perempuan kerap terpapar multiperan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved