Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Label busana mewah milik penyanyi Rihanna, Fenty, gulung tikar. Bisnis pakaian mewah miliki pelantun lagu Umbrella tersebut rupanya tak mampu bertahan diterjang gelombang pandemi selama setahun terakhir.
Padahal, Rihanna baru saja merilis Fenty pada tahun 2019. Sejak diluncurkan, Fenty dengan mudah mengambil hati kalangan muda. Khususnya karena Fenty merupakan label busana mewah pertama yang dimiliki oleh perempuan ras kulit hitam.
Dilansir dari The Guardian, Jumat (12/2), Rihanna membangun Fenty bersama dengan teman dan timnya di Paris. Bisnis dan produksi Fenty seluruhnya berpusat di Paris.
Hal itu rupanya menjadi salah satu yang menghambat Rihanna dapat bekerja menyelamatkan Fenty. Karena kebijakan larangan travel dari pemerintah AS selama pandemi, Rihanna tak bisa berkoordinasi dan memantau langsung kondisi bisnisnya di Paris.
Label Fenty terkenal dengan beberapa produk andalannya. Mulai dari kacamata, denim, dan alas kaki.
Koleksi terakhir yang dirilis Fenty merupakan alas kaki yang berkolaborasi dengan desainer Amina Muaddi. Alas kaki tersebut dirilis pada November 2020 lalu. (M-2)
Lazada Indonesia menggandeng dua jenama lokal, Klamby dan Wardah, untuk menghadirkan koleksi spesial Ramadan 2026 sekaligus merespons perubahan perilaku konsumen.
Koleksi limited edition Year of the Horse dari New Era menonjolkan kualitas craftsmanship yang detail dengan nuansa selebrasi yang lebih halus (subtle).
Melalui koleksi eksklusif bertajuk Moroccan Daydream, Tasya membawa standar estetika tingginya ke dalam busana siap pakai untuk menyambut Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
Busana yang dikenakan Adelia tersebut merupakan koleksi Lebaran dari jenama Lina Sukijo bertajuk Gema Rayya.
Arumi memilih atasan berbentuk seperti mantel panjang berwarna merah marun, pilihan warna yang memberikan kesan megah dan berwibawa.
Zaskia dan Shireen Sungkar mengajak audiens untuk merenungkan kembali makna warisan yang tidak hanya berwujud karya fisik, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang diteruskan lintas generasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved