Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
IDA Documentary Awards ke-36 yang berlangsung secara daring pada (16/1) di Amerika atau (17/1) waktu Indonesia telah mengumumkan para pemenangnya. Crip Camp, dokumenter yang berkisah tentang revolusi yang diinisiasi para difabel, menjadi dokumenter terbaik.
Dokumenter tersebut juga mengisahkan sejarah mengenai Camp Jened. Perkemahan atau barak musim panas yang diinisiasi para hippie sebagai ruang inklusif para difabel. Film ini disutradarai Jim Lebrecht dan Nicole Newnham. Barrack-Michelle Obama pun ikut menjadi produser eksekutif dalam dokumenter ini.
Lebrecht, yang juga pernah menjadi peserta Camp Jened tersebut memulai Crip Camp berawal dari kisah personalnya. Selain menjadi dokumenter terbaik, Crip Camp juga menerima penghargaan dari ABC News Video Source, karena dianggap mampu dengan baik memanfaatkan cuplikan tayangan berita dalam dokumenter.
“Ini merupakan tahun yang sangat menantang bagi semua pembuat dokumenter. Tapi ketangguhan, jiwa seni, dan upaya pencarian kebenaran mereka yang tiada henti, sering kali dalam menghadapi rintangan yang luar biasa, tidak bisa tidak meninggalkan kita dengan harapan akan masa depan. Mendokumentasikan dan menyelidiki dunia kita adalah pekerjaan penting yang mengungkap kemanusiaan kita bersama dan meninggalkan dampak yang tak terhapuskan," kata direktur eksekutif IDA Simon Kilmurry, dikutip dari laman resmi IDA, Senin, (18/1).
Selain menobatkan Crip Camp sebagai dokumenter terbaik 2020, IDA Documentary Awards juga memberikan penghargaan untuk sutradara terbaik kepada Garrett Bradley atas filmnya, Time. Sementara itu, penghargaan untuk dokumenter pendek terbaik diberikan kepada film John Was Trying to Contact Aliens, yang disutradarai dan diproduseri Matthew Killip. Untuk kategori skenario dan penyuntingan terbaik, dimenangkan film Dick Johnson Is Dead.
Pada ajang tersebut, IDA juga memberikan penghargaan Truth to Power ke jurnalis asal Filipina Maria Ressa dan medianya Rappler. Resa dan Rappler dianggap berani atas laporan jurnalistik mereka. Kisah keberanian Ressa pun direkam oleh Ramona Diaz dalam dokumenter berjudul A Thousand Cuts. (M-1)
Berbeda dengan Legaly Blonde yang berlatar dunia hukum dan universitas, serial Elle akan membawa penonton kembali ke masa SMA.
Megan Domani mengungkapkan bahwa peran Annisa memberikan tantangan tersendiri, terutama dari sisi pendalaman karakter yang memiliki latar belakang keluarga yang kompleks.
Revalina S Temat membagikan pengalamannya menghadapi tuntutan peran yang menguras energi di film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Bukan sekadar drama rumah tangga biasa, film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? dirancang sebagai sebuah eksplorasi spiritual dan perjalanan batin seorang perempuan.
Beby mengungkap cerita dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo) lahir dari kejadian mistis yang ia alami saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Indonesia di Korsel.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved