Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR Biologi Molekuler dari University of California, San Diego (UCSD), Amerika Serikat, Stephen Mayfield mengatakan limbah sepatu dan sandal jepit turut menyumbang 25 persen sampah plastik di laut, terutama di beberapa pulau di Samudra Hindia. Penumpukan itu tentu menjadi bahaya yang mengancam laut berikut biota di dalamnya.
Dalam 50 tahun terakhir, manusia telah menghasilkan lebih dari 6 miliar ton sampah plastik. Dari jumlah itu, hanya sekitar 9 persen yang didaur ulang, sementara 12 persennya dibakar, dan sebanyak 79 persen menumpuk di tempat pembuangan sampah akhir maupun tanah serta lautan.
Berangkat dari kenyataan tersebut, Mayfield kemudian melakukan serangkaian eksperimen hingga akhirnya berhasil menciptakan sandal jepit yang mudah terurai (biodegradable) dari alga. Alas kaki itu lebih tepatnya terbuat dari busa poliureran jenis baru yang diyakini dapat menggantikan bahan sandal jepit sebelumnya yakni plastik fleksibel.
Menurut Mayfield, selama ini sandal jepit biasa digunakan dalam waktu singkat dan dibuang setelah beberapa kali penggunaan karena bahannya yang tipis. Setelah dibuang, sandal jepit membutuhkan waktu ratusan tahun untuk membusuk termasuk di lautan.
Akan tetapi, dengan bahan yang ia kembangkan ini, sandal jepit dipercaya mampu terurai menjadi kompos dan tanah dalam waktu yang relatif singkat yakni 16 minggu. Menyoal produk, menurutnya harus ada korelasi yang sebanding dengan umur bahan.
"Kita tidak membutuhkan bahan yang bertahan selama 500 tahun pada produk yang hanya akan digunakan dalam satu atau dua tahun," tuturnya, seperti dilansir Dailymail.
Mayfield mengatakan bahan yang ia kembangkan ini sekarang telah memenuhi standar atau persyaratan komersial untuk alas kaki. Tak hanya dapat digunakan sebagai bahan pembuatan sandal jepit, busa poliureran buatannya juga diyakini dapat menjadi bahan pembuatan sol sepatu bagian tengah.
"Setelah ratusan formulasi, kami akhirnya mencapai satu titik yang memenuhi spesifikasi komersial," pungkasnya. (M-1)
PENDEKATAN pengelolaan limbah berbasis Product Life Cycle (PLC) kini menjadi strategi kunci bagi perusahaan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan.
Indonesia menjadi fokus Blue Generation untuk menghadirkan solusi inovatif yang mendorong partisipasi aktif dalam mengurangi limbah.
Sistem ini bekerja menggunakan panas ekstrem hingga 2.000°C berbasis teknologi plasma, sehingga limbah tidak menghasilkan dioksin dan furan yang berbahaya.
Di banyak kawasan perairan, benda-benda berbahan logam yang tenggelam justru malah menjadi rumah bagi ikan dan organisme laut lainnya.
MCCI memperkuat komitmen terhadap praktik industri yang berkelanjutan ramah lingkungan. Hal itu tercermin melalui penerapan sistem pengelolaan limbah terpadu.
Pemkab Tangerang menutup dan menyegel sebanyak 81 lokasi lapak limbah tanpa izin/ilegal yang ada di wilayah Sindang Jaya
Mirkoplastik yang menempel di permukaan fitoplankton dapat menghalangi sinar matahari sehingga menghambat proses fotosintesis dan menurunkan kemampuan fitoplankton menyerap karbon.
PENELITIAN ilmiah terbaru menunjukkan bahwa rumput laut memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) jauh lebih cepat dibandingkan hutan daratan.
Sinergi ini bertujuan untuk mendukung agenda pemerintah dalam memberdayakan nelayan pesisir sekaligus membangun budaya keselamatan di laut yang lebih kokoh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Larangan impor produk akuatik oleh Tiongkok merupakan pukulan telak bagi industri makanan laut Jepang, terutama ekspor kerang dan teripang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved